Home / Sulsel

Selasa, 2 Juli 2024 - 22:19 WIB

Delapan Fraksi DPRD Gowa Setuju Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2023 Dibahas ke Tahap Selanjutnya

“Salah satu fungsi DPRD adalah fungsi pengawasan sehingga komisi-komisi teknis  yang ada di DPRD dapat menjadikan dokumen ini sebagai dasar dalam melakukan kroscek terhadap realisasi anggaran yang ada khusunya dalam pelaksanaan rapat kerja atau rapat lainnya dengan mitra kerja SKPD masing-masing,” katanya.

Menanggapi hal itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan seluruh pemandangan umum yang disampaikan oleh Fraksi DPRD akan menjadi catatan dan perbaikan kedepannya. Hanya saja Pemerintah Kabupaten Gowa hingga saat ini terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar bisa menuju ke kemandirian daerah.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh fraksi yang menyampaikan pemasangannya baik yang tidak ada catatan maupun ada. Sejauh ini untuk realisasi PAD kita sudah melampaui target, namun memang dalam menetapkan target kita juga harus hati-hati karena tidak selamanya situasinya sama dengan tahun berikutnya. Kita ingin setiap target yang ditetapkan semua tercapai dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga:  PKK Gowa akan Terapkan New Posyandu, Siapkan Standar Layanan Khusus

Tak hanya itu, terkait realisasi belanja daerah, Adnan menyebut terdapat beberapa kegiatan yang memang harus tertunda karena kondisi dan lain hal seperi kegiatan DAK Fisik dan anggaran PPPK, dimana sesuai juknisnya dilakukan penanggaran tahun 2023 kemarin namun baru boleh dibayarkan di tahun 2024 ini.

Disebutkan dalam perjalanan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 telah diadakan penyesuaian atas faktor-faktor objektif yang dihadapi dalam pengalokasian anggaran sebesar Rp2.233.811.741.121,- dan terealisasi sebesar Rp2.224.384.444.881,-atau 99,58 persen.

Baca Juga:  Hadiri Pesta Panen masyarakat Kelurahan Benteng Sawitto Kecamatan Paleteang, Ini Harapan Bupati Pinrang

Uraian pendapatan dan penerimaan pembiayaan ini seperti PAD sebesar Rp319.592.466.639,-  dengan realisasi Rp323.071.465.579,66 atau 101,09 meningkat dari target, kemudian dana transfer sebesar Rp1.590.196.803.326, terealisasi sebesar Rp1.577.264.783.813,96 atau 99,19 persen, lalu penerimaan pembiayaan daerah Rp324.022.471.156 terealisir sebesar Rp324.048.195.487,77 atau 100,01 persen dari total penerimaan pembiayaan daerah.

Sementara untuk anggaran belanja daerah termasuk belanja transfer dan pengelolaan pembiayaan pada tahun 2023 sebesar Rp2.233.811.741.121,- terealisir sebesar Rp2.045.249.472.412,77,- atau 91,56 persen yang dibagi dalam beberapa belanja daerah yakni belanja operasi, belanja modal dan belanja tak terduga, belanja transfer dan pengeluaran pembiayaan.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Puluhan PKL di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Secara Mandiri Lapak Dagangannya

Sulsel

Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

Sulsel

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak Tiga Titik di Tallo Berjalan Tertib dan Lancar

Sulsel

Isi WFH dengan Kebersihan, Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Jumat Bersih

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya