Pemerintah Indonesia juga sudah memiliki lini masa secara jangka panjang, menengah, dan pendek sebagaimana diarahkan oleh Presiden bahwa tahun ini sudah harus ada progres yang signifikan dalam transformasi digital kita. Mengakhiri arahannya, Menteri Anas berharap alumni IKA Pimnas dapat jadi bagian untuk mendorong agar birokrasi lebih berdampak kepada masyarakat.
“Saya ucapkan selamat kepada IKA Pimnas semoga berdampak banyak pada pelayanan publik,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan yang juga alumni IKA Pimnas Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan apresiasinya kepada Menteri PANRB yang telah memberikan arahan kepada alumni IKA Pimnas serta jajaran Pemprov Sulawesi Selatan. Ia berharap dialog yang terjadi dalam seminar tersebut dapat menjadi titik awal lahirnya kebijakan yang bermanfaat dan semakin menyejahterakan rakyat.
“Ada tiga poin yang kami serap dari arahan dari Pak Menteri tentang pembinaan SDM, reformasi birokrasi, dan bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan publik lewat transformasi digital. Mudah-mudahan dialog kita hari ini bisa berdampak kuat kepada masyarakat,” tandasnya.
Sementara Andi Bataralifu bersama jajarannya optimis kembangkan dan terapkan sistem digital leadership yang relevan dengan spirit core values ASN BerAKHLAK, dalam mewujudkan Reformasi Birokrasi Berdampak.
Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa pejabat, termasuk Plt Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto, Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini, Plt Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Abdul Hakim, serta staf dan pejabat lainnya. Turut hadir juga Pj Bupati dan Walikota di wilayah Provinsi Sulsel serta Forkopimda di Provinsi Sulsel.(HUMAS WAJO)
















