Hery menyebut daya tahan ekonomi Indonesia yang baik ini Juga diikuti secara global. State global Islamic economy atau SGIE pada laporan terbaru menempatkan Indonesia pada peringkat ketiga dengan skor 80,1 setelah Malaysia dan Arab Saudi. Dirinya mengatakan raihan tersebut merupakan hasil kerjasama seluruh pemangku kepentingan. Di mana peran regulator sangat penting dalam memberikan arahan dan sasaran yang akan dicapai baik dari sisi ekonomi Syariah Maupun keuangan Syariah.
Hery berharap, kerja sama BPKH dengan perbankan syariah dalam pengelolaan dana haji mampu meningkatkan kepercayaan pemerintah dan seluruh masyarakat terhadap sistem dan penyelenggara keuangan syariah di Indonesia.
“BPKH serta semua mitra bank syariah berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai kontributor utama pembangunan berkelanjutan di dunia. Semoga dengan adanya kerja sama ini, dapat memberikan manfaat yang luas bagi seluruh mitra BPKH, khususnya BPS BPIH,” tutup Hery yang juga merupakan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia, Tbk (BSI).
Adapun, BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia menjadi pilihan sebagian besar para calon haji. Daftar tunggu (waiting list) jamaah BSI tercatat mencapai sekitar 3,3 juta calon jamaah atau setara nominal Rp87 triliun. Hal ini setara dengan 62% dari total jamaah waiting list seluruh BPS BPIH yaitu 5,4 juta jamaah.
Adapun, nilai tabungan haji di BSI per Juni 2024 tercatat sejumlah 5,21 juta NoA atau senilai Rp12,475 triliun. Haji reguler BSI per Juni 2024 mencapai 79.661 jamaah atau sebesar 54,12% dari total seluruh BPS BPIH di Indonesia yang mecapai 147.175 jamaah.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















