“Jangan saling fitnah, saling hasut sehingga memutuskan tali silaturahmi. Pilih sesuai dengan hati nurani, agar tidak terjadi konflik,” katanya.
Andi Arwin Azis juga mengingatkan siapapun yang nantinya terpilih, itu adalah takdir dari Allah SWT, dan tidak ada yang bisa mengubahnya.
“Mari dukung siapapun yang nantinya terpilih, sebagai warga masyarakat dan warga negara yang baik, agar program pembangunan tetap berlangsung di Kota Makassar, dan dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Andi Arwin juga mengumumkan bahwa tugasnya akan berakhir di 23 November 2024.
“Mohon maaf jika selama memimpin terdapat kekurangan-kekurangan,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















