Ombusman Sulsel dewasa ini sudah menyelesaikan 300 sampai 500 laporan pelayanan publik, yang itu masih relatif rendah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Sulsel, sehingga partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengaduan pelayanan publik masih perlu digenjot.
Tinggi rendahnya pengaduan itu tergantung dari pelayanan.
Australia dan Amerika merupakan negara yang paling tinggi partisipasi pengaduan pelayanan publik.
Dijelaskan, untuk meningkatkan partisipasi pengawasan pelayanan publik yang bekerjasama dengan 12 kampus di Sulsel. Tujuan kerjasama untuk mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelayanan publik di daerah ini.
Menghadapi tahun 2025 perlu dilakukan sinkronisasi pengawasan pelayanan publik yang lebih baik.
“Tinggi rendahnya laporan pelayanan publik bukan gambaran sebagai makin baiknya pelayanan publik, tapi Tinggi rendahnya juga membutuhkan partisipasi dari masyarakat,'” ujar Ismu Iskandar.
Acara akselerasi penerimaan dan verifikasi laporan diikuti beberapa lembaga antara lain, BPK Sulsel, OJK dan Inspektorat Provinsi, BPJS Kesehatan, PWI dan juga kalangan kampus. (*)
















