MEDIASINERGI.CO WAJO – DPRD Kabupaten Wajo menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Bantaeng yang dipimpin oleh Ketua Komisi B H Abdul Karim. Rombongan ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, bersama Anggota Komisi IV, Rahman Rahim. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas implementasi program makan gratis yang merupakan program unggulan Presiden Republik Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Bantaeng menyampaikan berbagai pertanyaan terkait mekanisme penganggaran dan pelaksanaan program makan gratis. Mereka menyoroti alokasi anggaran yang semula dibebankan kepada APBD, namun belakangan mendapat dukungan dari APBN. Salah satu kekhawatiran utama adalah keterlambatan distribusi dana yang dapat menghambat kelangsungan program.
Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, menjelaskan bahwa program ini telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi pelajar dan kelompok rentan. Namun, ia juga mengakui adanya sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, distribusi makanan yang tepat waktu, serta penyesuaian menu agar sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak.
“Awalnya, masyarakat sangat mengapresiasi program ini karena dapat meringankan beban orang tua dalam menyediakan makanan bagi anak-anak mereka. Namun, ada beberapa kendala yang perlu diselesaikan, seperti kualitas makanan, keterlambatan distribusi, dan penyesuaian menu agar lebih beragam,” ujar Firmansyah.
















