Sementara Wabup Wajo dr.Baso Rahmanuddin menyampaikan bahwa Pemerintah Kab.Wajo, Tim TPID dan Satgas Pangan akan terus berupaya dalam menekan laju inflasi diantaranya operasi pasar dan gerakan pangan murah pada Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadhan dan Idul Fitri.
“Terobosan yang kami coba buat untuk Kab.Wajo adalah mengedukasi KWT (Kelompok Wanita Tani) di beberapa wilayah di Kecamatan per desa untuk melakukan kegiatan ketahanan pangan,” ujarnya.
dr.Baso Rahmanuddin meminta perhatian bapak Gubernur agar memberikan atensi di Bendungan Paselloreng karena belum maksimal berfungsi. “Jika memungkinkan di buatkan bendung di bulu cepo yang memiliki potensi jauh lebih besar daripada paselloreng karena mengaliri 110 ribu hektar sawah dan bisa menjamin potensi beras,” tandasnya.
Rakor ini turut di hadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan,Bupati dan Wakil Bupati se sulsel serta Kepala Bank Indonesia perwakilan Sulsel Rizki Ernadi W, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Andi Baso Iqbal, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab.Wajo Muh.Ashar, Kadis Perikanan Kab.Wajo Andi Ismirar Sentosa, serta Kabag Ekonomi & SDA Setda Wajo Andi Suba.(Humas Wajo)
















