Andi Fadly Arifuddin, atau yang dikenal sebagai Fadly Padi, turut hadir sebagai salah satu inisiator program unggulan Pemkot Makassar di bidang urban farming.
Program ini dinilai sebagai solusi tepat untuk mendorong aktivitas berkebun di tengah kota secara berkelanjutan.
Urban farming menjadi metode pertanian yang kian populer di kawasan perkotaan.
Metode ini memungkinkan masyarakat menanam berbagai jenis tanaman meski di lahan terbatas, seperti halaman rumah, teras, maupun balkon.
Selain mendorong ketahanan pangan keluarga, urban farming juga dinilai efektif mendukung gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
Secara garis besar, kehadiran booth Kota Makassar memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menyaksikan langsung kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kota Anging Mammiri.
Berbagai produk unggulan ditampilkan di booth tersebut, mulai dari kopi khas Kota Makassar-Sulawesi Selatan yang terbuat dari biji kopi Toraja.
Aneka kue tradisional, hingga interior yang menggunakan anyaman bambu dan kain bermotif khas daerah.
Selain itu, berbagai kerajinan tangan dari pelaku UMKM juga dirancang khusus untuk memeriahkan Indonesia City Expo.
Selain itu, booth Kota Makassar juga menonjolkan tujuh program unggulan dari Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham.
Program-program tersebut dirancang untuk membawa Kota Makassar semakin maju dan unggul.
Masih di area yang sama, pengunjung juga dapat mencoba permainan tradisional khas Makassar yang disajikan secara virtual oleh Dispora Kota Makassar.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















