Lanjut Alumni STPDN ini, keberangkatan menunaikan Ibadah Haji tidak hanya membawa nama diri sendiri, tapi lebih dari itu juga membawa nama daerah, propinsi, dan nama bangsa. Oleh karena itu hendaknya para jamaah senantiasa menjaga nama baik diri, nama baik daerah yang berefek pada nama baik negara dan bangsa kita.
“Taati segala peraturan, baik yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi maupun oleh Petugas Haji yang membersamai kita selama pelaksanaan Ibadah Haji, ” ujarnya.
Informasi yang dihimpun, 428 Jemaah Haji asal kabupaten Wajo ini akan diberangkatkan dengan dua kloter yakni kloter 31 sebanyak 68 Jemaah dan kloter 37 sebanyak 360 Jemaah.
Dari 428 Jemaah ini terdapat Jemaah tertua atas nama Beddu Bin Tuo berusia 98 tahun dan Jemaah termuda atas nama Hasnidar Binti Anwar berusia 18 tahun.(Far)
Editor: Manaf Rachman
















