MEDIASINERGI.CO WAJO — Suasana di Jalan Nusa Tenggara, Kelurahan Padduppa, tampak lebih hening dari biasanya. Langit cerah menggantung di atas atap Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Immanuel Sengkang, tempat puluhan jemaat duduk bersila dalam doa, memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Di halaman gereja, sejumlah anggota Polsek Tempe berdiri berjaga. Wajah-wajah mereka tenang, tapi waspada. Di bawah komando Kapolsek Tempe, AKP Candra Said Nur, mereka bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kedamaian — agar ibadah berjalan tanpa bayang-bayang kekhawatiran.
“Kami hadir bukan hanya karena tugas, tapi karena kami ingin semua saudara-saudari kami bisa merayakan hari sucinya dengan tenang,” ujar AKP Candra ketika ditemui seusai pengamanan. Ia sendiri ikut memantau langsung dari satu gereja ke gereja lain sejak pagi buta.
Di GPdI Jemaat Immanuel Sengkang, ibadah dimulai pukul 08.00 WITA dan dipimpin oleh Pendeta David Taluho, S.Th.. Tema yang diangkat tahun ini: “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga”. Sekitar 30 jemaat menghadiri ibadah tersebut — sebagian besar datang bersama anak-anak mereka.
“Rasanya nyaman sekali beribadah hari ini. Kami tahu polisi ada di luar, dan kami bisa khusyuk di dalam,” kata Maria, salah satu jemaat yang datang bersama putrinya.
















