“Hari ini ada lima titik yang telah kami lakukan pemasangan sambungan baru gratis kepada warga. Tentunya semuanya sudah kami verifikasi dan memenuhi syarat dari Pemkot dan PDAM,” ujar Yusran.
Lanjut ia menambahkan bahwa seluruh pejabat wilayah II turut terlibat dalam pelaksanaan program ini. Mereka termasuk Plt Sekretaris Wilayah, Plt Kepala Urusan Pelayanan Pelanggan, Plt Kaur Baca Meter dan Penagihan, serta Plt Kaur Distribusi dan Kehilangan Air.
Selain itu, Yusran juga menegaskan bahwa program ini tidak dipungut biaya sepeser pun oleh PDAM. Menurutnya, langkah ini adalah upaya nyata PDAM untuk menjangkau masyarakat yang selama ini tidak terlayani karena keterbatasan ekonomi.
“Jajaran Direksi kami ingin terus melakukan inovasi dan pelayanan berbasis keadilan sosial. Karena itu seluruh unsur pejabat wilayah bergerak menyukseskan program ini,” jelasnya.
Sedangkan Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad, menyebut bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PDAM sebagai BUMD, sekaligus menjalankan amanah Wali Kota Makassar.
“Ini bukan program potongan biaya atau cicilan. Ini murni bantuan pemerintah kota yang dikerjakan langsung oleh pegawai PDAM. Kami pastikan tidak ada keterlibatan pihak luar dalam teknis pelaksanaan,” tegasnya.
Hamzah menjelaskan bahwa program sambungan gratis ini menargetkan 600 sambungan di tahap awal, dan akan diperluas menjadi 2.000 sambungan hingga akhir 2025. Semua ditujukan untuk warga yang memenuhi syarat berpenghasilan di bawah UMK, pengguna listrik 450-900 watt, dan tinggal di wilayah terjangkau jaringan pipa PDAM.
Sambungan air memang diberikan secara gratis. Namun, pelanggan tetap wajib membayar tagihan bulanan sesuai pemakaian air yang digunakan.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















