“Tadi saya masuk ke Cenranae, saya benar-benar merasakan sulitnya kondisi jalanan. Karena itu saya sangat memahami susahnya masyarakat selama ini. Melalui program Pintas Maradeka yang dicanangkan Bapak Bupati dan Wakil Bupati, kita akan kawal ruas jalan Cenranae ini agar bisa segera dituntaskan,” ujarnya.
Kepala Lingkungan Cenranae yang turut hadir dalam reses juga menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan tersebut.
“Kami berharap jalan Cenranae ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Jika memungkinkan, segera dilakukan perbaikan, karena ini akses vital bagi warga,” ungkapnya.
Menjawab harapan itu, Amran menyatakan komitmennya untuk mengupayakan perbaikan jalan Cenranae melalui mekanisme anggaran.
“Insya Allah, kita akan perjuangkan apakah melalui APBD Perubahan 2025 atau dimasukkan dalam APBD Pokok 2026. Pada intinya, saya bersama teman-teman DPRD khususnya di Dapil II akan berusaha maksimal memperjuangkan aspirasi masyarakat Cenranae,” jelasnya.
Reses ini ditutup dengan dialog terbuka antara Amran dan warga, di mana berbagai aspirasi lain turut disampaikan. Namun, isu perbaikan jalan tetap menjadi perhatian utama masyarakat. Kehadiran Amran disambut dengan antusias, menandakan kuatnya harapan warga agar perwakilan mereka di DPRD benar-benar mampu menjadi jembatan antara suara rakyat dan kebijakan pembangunan daerah.(r)
















