Home / Sulsel

Kamis, 4 September 2025 - 22:32 WIB

Puluhan Pelaku Anarkis DPRD Makassar Diciduk Polda Sulsel

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Aksi barbar pembakaran dan perusakan kantor DPRD Sulsel dan DPRD Kota Makassar akhirnya berhasil diciduk. Sebanyak 29 pelaku diamankan Polda Sulsel. Namun publik masih bertanya, siapa sebenarnya otak di balik kekacauan ini?

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengungkapkan rincian penangkapan tersebut. 14 pelaku menghancurkan Kantor DPRD Sulsel dan 15 pelaku lainnya merusak Kantor DPRD Kota Makassar. Mirisnya, di antara mereka ada anak-anak yang ditarik masuk ke lingkaran aksi kotor ini.

Baca Juga:  Dua Korban Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Kabasarnas: Evakuasi Terkendala Cuaca Ekstrem

“Di DPRD Sulsel ada satu pelaku masih di bawah umur. Sedangkan di DPRD Kota Makassar, dari 15 pelaku, 10 orang dewasa dan lima anak-anak,” kata Didik Supranoto, saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Kamis 4 Agustus 2025.

Baca Juga:  Ilham Bintang Tanggapi Prabowo Yang Mengaku Sering Diresahkan Wartawan

Didik memastikan pasal yang dikenakan berbeda-beda, sesuai dengan peran masing-masing pelaku. “Ada yang membakar, ada yang merusak, ada pula yang menghasut lewat media sosial. Semua kami jerat sesuai undang-undang,” tegasnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Respons Isu Hibah Rp15 Miliar, Ketua KONI Makassar: Sudah Sesuai Aturan dan Disetujui DPRD

Sulsel

Ketua TPAD Makassar: Hibah KONI Legal, Sesuai Seluruh Mekanisme dan Regulasi

Sulsel

Merajut Sinergi Shelter Warga dan Bhabinkamtibmas Satukan Langkah untuk Masyarakat

Sulsel

Hadiri Panen Raya Tebu TNI, Wabup Takalar Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sulsel

Kecamatan Ujung Pandang Gencarkan Gerakan Zero Sampah di Pulau Lae-Lae

Sulsel

Reses Ketua DPRD Wajo di Padduppa Berlangsung Interaktif, Warga Sampaikan Aspirasi Jalan, Drainase, hingga Pelayanan Publik

Sulsel

Reses AD Mayang Diserbu Ratusan Warga, Jalan Paria – Tosora Jadi Aspirasi Utama

Sulsel

Reses, Mustarin Serap Aspirasi Warga, Dorong Infrastruktur, Pemberdayaan Ekonomi hingga Akses Pendidikan Melalui PIP