Munafri mencontohkan produk makanan yang gemar dijadikan sebagai teman cemilan dalam perjalanan, seperti kerupuk dan biskuit telah banyak diproduksi oleh UMKM lokal Kota Makassar.
“Kenapa tidak camilan yang dibawa justru dari UMKM kita di Makassar. Kita punya banyak produk makanan, mulai dari kerupuk hingga biskuit yang kualitasnya bagus. Kalau ini bisa diikutsertakan, biayanya pun tidak signifikan, mungkin hanya tambahan sekitar Rp200 ribu,” jelasnya.
Oleh karena itu, Munafri berharap biro perjalanan umrah di Makassar dapat memberi ruang lebih luas kepada UMKM lokal. Hal tersebut bukan hanya memperkuat daya saing pelaku usaha lokal, tetapi juga memperkenalkan produk khas Makassar hingga ke tanah suci.
“Saya berharap kalau bisa rekan-rekan travel umroh maupun biro perjalanan itu memberikan ruang kepada teman-teman UMKM untuk produk mereka bisa jadi salah satu produk bawaan,” harapnya.
Acara ditutup dengan penyerahan paket umrah gratis dari kepada penjaga masjid oleh Wali Kota Makassar bersama Gubernur dan General Manager Garuda Indonesia Makassar.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















