Home / Sulsel

Jumat, 5 September 2025 - 12:49 WIB

Wujud Kepedulian, Kemendagri dan Menteri PKP Hadir untuk Keluarga Korban di Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri RI, Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si, melakukan rangkaian kunjungan ke rumah duka dan keluarga korban insiden kebakaran di Gedung DPRD Makassar, Jum’at 5 Agustus 2025.

Sejak pagi, keduanya yang dikenal sebagai sahabat lama, tampak bersama dari satu lokasi ke lokasi lain. Raut wajah duka menyelimuti tiap rumah yang disambangi, namun kehadiran dua pejabat publik itu memberi harapan baru bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kunjungan Pertama Rumah Almarhum Syaiful Akbar. Rombongan lebih dulu menuju Perumahan Bonto Biraeng Indah, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, kediaman almarhum Syaiful Akbar, Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah.

Di rumah duka, Munafri dan Akmal disambut keluarga dengan suasana penuh haru. Mereka menyampaikan belasungkawa sekaligus menegaskan bahwa pemerintah hadir bersama keluarga di masa sulit ini.

Kunjungan Kedua di Rumah Almarhum Abay. Perjalanan berlanjut ke Jalan Balang Baru II, Tamalate, rumah almarhum Muhammad Akbar Basri atau Abay, honorer DPRD Makassar.

Baca Juga:  Peringatan HLUN di Sentra Gau Mabaji Berlangsung Semarak

Munafri dan Akmal kembali memberi dukungan moril kepada keluarga yang kehilangan sosok anak sekaligus tulang punggung keluarga.

Kunjungan Ketiga di Rumah Almarhum Rusdam Diansyah (Dandi). Agenda berikutnya menuju lorong 501 Jalan Urip Sumoharjo, tempat almarhum Rusdam Diansyah atau Dandi, pengemudi ojek online yang menjadi korban pengeroyokan saat demonstrasi.

Orang tua Dandi menyambut dengan penuh haru. Wali Kota dan Dirjen Otda duduk bersama, mendengarkan cerita keluarga, dan berupaya menenangkan suasana dengan doa serta janji pendampingan.

Kemudian, Menjenguk Korban yang Masih Dirawat. Dimana, rombongan menyambangi RS Kementerian Kesehatan CPI untuk menjenguk Agung Setiawan, anggota Satpol PP yang mengalami luka-luka saat insiden. Munafri dan Akmal menyampaikan semangat agar Agung segera pulih.

Kunjungan berlanjut ke RS Primaya Makassar, tempat Budi Haryadi, anggota Satpol PP paruh waktu sekaligus pengemudi Grab, dirawat intensif di ruang ICU. Kehadiran pejabat daerah dan pusat itu menjadi penguat moril bagi keluarga yang menunggu di rumah sakit.

Baca Juga:  Danny Gendong Cucu Menuju TPS, Pengamanan Pemilu di Makassar Aman dan Lancar

Tak berhenti pada ungkapan empati, selaku Dirjen Otda Akmal Malik membawa pesan khusus dari pemerintah pusat.

Ia menegaskan bahwa perhatian ini adalah wujud arahan Presiden agar korban dan keluarga mendapatkan dukungan nyata.

Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan santunan sekaligus menyampaikan kabar bahwa pemerintah menyiapkan sekitar empat atau sampai lima unit rumah layak huni di kawasan Barombong, Tamalate bagi keluarga korban meninggal dunia dan satu untuk Satpol sakit kritis kemarin.

Menurut Akmal, rumah-rumah tersebut disiapkan di kawasan Barombong, Kecamatan Tamalate, dan rencananya akan diserahkan langsung pekan depan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah pusat dan Kemendagri serta Menteri PKP yang memberi perhatian khusus untuk keluarga korban di Makassar,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Baznas RI Kawal Seleksi Capim Baznas Makassar, Fokus pada Kompetensi dan Integritas

Sulsel

Komitmen Dongkrak Kualitas Pendidikan, Bupati Takalar Sidak ke SMPN 1 Polongbangkeng Utara

Sulsel

Pemkab Soppeng Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

SOPPENG

Bupati dan Wabup Soppeng Sambut Kedatangan Jamaah Haji Kloter 1

Sulsel

Pimpinan DPRD Makassar Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Karebosi

Sulsel

Kecamatan Makassar Bersama Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Kanal Bara-Baraya Timur

Sulsel

Makassar Virtual Run, Inovasi Pemkot Makassar Ajak Warga Olahraga Sambil Awasi Kondisi Kota

Sulsel

SK Jangan Disekolahkan, Pesan Wali Kota Saat Lantik 167 PNS Pemkot Makassar