MEDIASINERGI.CO WAJO — Pondok Pesantren As’adiyah kembali mencatat sejarah penting. Selasa (30/9/2025), lembaga pendidikan Islam terbesar di Sulawesi Selatan ini meresmikan Gedung Serbaguna AG. H. Muh. Yusuf Surur di Kampus III As’adiyah Macanang. Peresmian ini dirangkaikan dengan penyerahan wakaf dari keluarga besar Surur.
Gedung megah tersebut merupakan wakaf dari H. Faisal Ibrahim Surur, Lc., M.Si, Direktur Utama PT Saudi Patria Wisata sekaligus alumni As’adiyah. Faisal memilih menamai gedung itu dengan nama kakeknya, AG. H. Muh. Yusuf Surur, tokoh pesantren yang pernah menjabat Sekretaris Jenderal As’adiyah di era kepemimpinan AG. KH. Muh. Yunus Martan.
“Santri zaman sekarang kurang mengenal beliau. Saya tidak ingin nama Anre Gurutta tenggelam,” ujar Faisal dengan nada haru.
Ia juga mengenang perjalanan keluarganya yang sederhana, namun mampu melahirkan anak-anak berprestasi. “Santri juga bisa jadi orang kaya,” katanya, disambut tepuk tangan hadirin.
Sekretaris Jenderal Pondok Pesantren As’adiyah, Gurutta Drs. H. Muh. Andi Hasbi Gani, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas kontribusi besar Faisal. Menurutnya, nilai wakaf sebesar Rp 3 miliar itu melampaui perkiraan para pengurus.
“Semoga keterlibatan Faisal sebagai alumni dapat menginspirasi alumni lain untuk ikut berdonasi dan mendukung pembangunan As’adiyah di masa depan,” tutur Gurutta Hasbi.
Apresiasi juga datang dari Gurutta As’ad Maruewang dan jajaran pengurus pusat As’adiyah. Mereka menilai kontribusi Faisal bukan hanya wujud kepedulian terhadap almamater, tetapi juga teladan bagi generasi muda santri.
Acara peresmian berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar AG. H. Muh. Yusuf Surur, pengurus pusat, para pembina pondok, serta Gurutta Dr. Basnang Said, S.Ag., M.Ag, Direktur Direktorat Pesantren Kementerian Agama yang juga alumni As’adiyah.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dari Kementerian Agama kepada Faisal, penandatanganan serah terima gedung, dan pengguntingan pita. Dengan peresmian ini, Gedung Serbaguna AG. H. Muh. Yusuf Surur resmi menjadi bagian dari sarana pendidikan dan sosial As’adiyah, sekaligus simbol eratnya hubungan alumni dengan pesantren. (Eddy/Rls)









