Dalam proses memperjuangkan proyek ini, Bupati mengakui bahwa koordinasi lintas lembaga menjadi tantangan utama.
“Kami harus mengetuk banyak pintu, berdiskusi dengan kementerian dan balai, memastikan proposal sesuai DED, dan mengawal setiap tahap. Dukungan dari anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras, juga sangat membantu dalam penguatan advokasi anggaran,” tuturnya.
Menanggapi harapan masyarakat terkait lanjutan jalan sepanjang empat kilometer menuju Dusun Limpua, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong penyelesaiannya.
“Akses ke Dusun Limpua sangat strategis karena menjadi jalur menuju Ibu Kota Wajo, Sengkang. Kami akan terus mengusulkan dan memperjuangkannya hingga konektivitas benar-benar tuntas,” tegasnya.
Bupati Andi Rosman menargetkan bahwa pembangunan ini tidak sekadar membuka jalur, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Kami ingin hasil panen lebih mudah dikirim, anak-anak tidak lagi harus melewati jalan berlumpur untuk bersekolah, dan masyarakat lebih mudah mengakses pusat ekonomi. Ini soal rasa keadilan bagi semua warga,” ucapnya.
Di akhir penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh warga Waetuwo–Tua untuk ikut terlibat aktif mengawasi proses pembangunan.
“Pembangunan adalah tanggung jawab sosial bersama. Saya berharap proyek ini membawa keberkahan dan membuka peluang baru bagi desa. Infrastruktur adalah jembatan masa depan, dan saya ingin memastikan masa depan itu bisa dijangkau seluruh masyarakat,” tutupnya. (Adv)

















