Home / Sulsel

Jumat, 28 November 2025 - 15:51 WIB

Dishub Makassar Gelar Rakor Pelaku Usaha Ekspedisi, Bahas Kemacetan dan Aktivitas Bongkar Muat

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi bersama pelaku usaha ekspedisi di Ruang Rapat Kepala Dinas, Jum’at 28 November 2025.

Pertemuan ini digelar untuk merumuskan solusi atas persoalan kemacetan dan aktivitas bongkar muat barang yang sering dikeluhkan masyarakat.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah perwakilan perusahaan ekspedisi, di antaranya Putra Gemilang, Bintang Muda, dan Jabal Nur, serta pendamping hukum dan jajaran staf Dishub Makassar.

Agenda ini sekaligus menjadi rangkaian lanjutan setelah dua sesi sebelumnya minim kehadiran peserta.

Kepala Bidang (Kabid) Terminal, Perparkiran, Audit dan Inspeksi Dishub Kota Makassar, Irwan, SE, MM, menegaskan bahwa rakor ini bukan untuk mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan menemukan titik tengah agar kegiatan distribusi tetap berjalan tanpa mengganggu lalu lintas kota.

Baca Juga:  Wali Kota Makassar Paparkan Visi Misi Periode 2025-2030

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan terima kasih atas hadirnya kita semua. Kita membicarakan persoalan-persoalan terkait ekspedisi yang banyak menjadi sorotan masyarakat, terutama masalah kemacetan dan persoalan bongkar muat,” ujarnya.

Irwan menyampaikan bahwa Dishub menerima banyak laporan warga terkait aktivitas bongkar muat yang berlangsung hampir sepanjang hari, sementara aturan sebenarnya membatasi aktivitas tersebut di dalam kota.

“Bukan kita undang untuk mencari siapa yang salah. Bukan itu tujuan kami, tetapi bagaimana kita mencarikan solusi agar keluhan masyarakat bisa kita atasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolrestabes Makassar Serahkan Hadiah Juara Lomba Tulis HUT Bhayangkara

Ia juga menekankan bahwa sektor ekspedisi memiliki dampak ekonomi besar di Makassar karena menyerap banyak tenaga kerja.

“Satu perusahaan ekspedisi bisa mempekerjakan banyak orang. Mereka punya keluarga yang bergantung pada pekerjaan itu. Inilah yang harus kita pikirkan bersama agar solusi yang diambil tidak merugikan pihak mana pun,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, para pelaku ekspedisi turut menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka selama bertahun-tahun menghadapi berbagai regulasi dan dinamika tata ruang di Kota Makassar.

Salah satu perwakilan pelaku usaha mengungkapkan bahwa masalah penataan ekspedisi sebenarnya bukan persoalan baru dan telah berulang sejak lebih dari satu dekade lalu.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Tampil Tak Terkalahkan, Wajo Lolos ke Perdelapan Final Piala Gubernur 2026

Sulsel

Sudah 5123 KK Penerima Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Panakkukang

Sulsel

Wali Kota Munafri Perluas Penerima Sampah Gratis di Tamalanrea

SOPPENG

PWI Sulsel Sinergi Bersama RRI, TVRI, dan ANTARA demi Dorong Pemberitaan Berkualitas

Sulsel

Tim Baksos IARMI Sulsel Bantu Sandang dan  Sembako Warga  RW 4 Kompleks Kusta Jongaya Makassar

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Makassar Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

Sulsel

Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, Sumur Bor hingga Salat Istisqa Minta Hujan

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Munafri Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz