MEDIASINERGI.CO WAJO — Pagi di Ponpes Al Mubarak DDI Tobarakka, Siwa, terasa lebih riuh dari biasanya.
Minggu, 29 November 2025 Ribuan orang sudah mengisi lapangan sejak matahari baru naik, tapi hiruk-pikuk itu mendadak punya pusat gravitasi sendiri ketika Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin, muncul di antara kerumunan. Ia datang bersama istrinya, Andi Hidayati Burhanuddin, melangkah santai namun pasti, seperti tokoh utama yang baru masuk panggung di babak penting sebuah cerita.
Haul ke-29 AG H Abdurrahman Ambo Dalle memang selalu membuat Siwa penuh. Namun kali ini ada semacam getaran tambahan—semacam energi pop yang membuat suasana terasa lebih hidup. Di tengah hamparan manusia, DBR duduk tenang. Kepalanya sedikit condong ke depan, menandakan keseriusan menyimak sambutan Ketua Umum PB DDI, AG Prof Dr KH Andi Syamsul Bahri A. Galigo. Sesekali, DBR mengangguk kecil. Mirip seseorang yang menyimak lagu favoritnya dan tahu persis kapan nada tinggi akan muncul.
Dan ketika namanya dipanggil ke podium, ritme acara berubah. Suasana yang tadinya datar mendadak mengembang. DBR memulai dengan kalimat yang ia lontarkan dengan tenang, tapi punya daya resonansi yang kuat.
“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Wajo, kami mengucapkan selamat atas terlaksananya Haul ke-29 AG H Abdurrahman Ambo Dalle. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua dan suatu kehormatan yang luar biasa,” tuturnya. Tidak berapi-api, tapi mengalir—jenis suara yang membuat orang ingin mendengarkan sampai habis.
Di momen berikutnya, DBR berbicara tentang kolaborasi. Bukan hanya jargon, tapi penekanan bahwa DDI dan Pemkab Wajo harus tetap saling menguatkan.
















