Home / Sulsel

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:08 WIB

Shelter Warga Makassar Gelar Monev, Kadis DP3A Tekankan Satu Komando Penanganan Kasus

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Shelter Warga se-Kota Makassar resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwas, M.Kes, di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Rabu 10 Desember 2025, didampingi Kepala Bidang Perlindungan Perempuan, H.Hapidah Djalante,S.IP.

Kegiatan ini dipandu Ibu Santi,  diawali dengan penutupan rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) yang ditandai dengan pembagian bunga, pembentangan spanduk peringatan, serta yel-yel penuh semangat dari seluruh peserta.
Paparan Pendidikan dan Isu Anak Putus Sekolah ; Dalam sesi materi, peserta mendapatkan informasi terkini terkait pendidikan anak dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, termasuk pemaparan mengenai persoalan anak putus sekolah, wajib belajar 13 tahun, serta kondisi pendidikan PAUD.

Baca Juga:  Wajo Tuan Rumah FASI ke XI Tingkat Sulsel

Data mengenai anak yang drop out di tingkat SMP dan SMK juga dipresentasikan sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat intervensi di tingkat kelurahan.
Kadis Pendidikan menekankan pentingnya peran pengurus shelter dalam mendorong anak kembali bersekolah. Koordinasi dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), penguatan program paket kesetaraan, serta kolaborasi dengan pemerhati pendidikan untuk komunitas asisten rumah tangga dan anak jalanan menjadi fokus utama.

Baca Juga:  Bahas Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Makassar Temui Danny Pomanto

“Belajar tidak harus selalu di bangku sekolah. Shelter warga pun dapat menjadi ruang belajar yang produktif,” ujarnya.

Perubahan Peran Shelter Warga; Pemerhati perempuan Sulsel, Ira Husain, mengangkat dinamika perubahan peran shelter warga dalam menangani masalah sosial.

“Lima belas tahun lalu, shelter warga adalah ujung tombak penanganan kasus. Kini, mereka justru menjadi sasaran tombak, karena banyak kasus bermuara ke sana,” katanya.

Menurutnya, pengurus shelter kini lebih sigap dan care dibanding beberapa pemangku kepentingan lainnya, termasuk dalam penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Optimistis Raih Hasil Terbaik, Sekda Makassar: Koperasi Merah Putih Jadi Indikator Utama Penilaian Lomba Kelurahan

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan

Pendidikan

Tim UNIMERZ Bantu Penguatan Imunitas Sekolah di MIS Assunnah Darun Najiyah

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

SOPPENG

Musim Kemarau, Sat Binmas Polres Soppeng Ingatkan Bahaya Kebakaran

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional