Home / Sulsel

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:24 WIB

Wali Kota Munafri: Dokter Pilar Ketahanan Kesehatan Makassar, Kolaborasi Jadi Kunci

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Makassar dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan bagi 1,4 juta penduduk Kota Makassar, termasuk warga yang bermukim di wilayah kepulauan.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-75 yang dirangkaikan dengan Seminar Hukum bertema “Perlindungan Hukum Tenaga Medis dan Strategi Penanganan Kasus Hukum di Era Digital”, yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia, di Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu 20 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter dan tenaga medis yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat Kota Makassar.

Menurutnya, tema HBDI tahun ini, “IDI Berkarya, IDI Membangun Kesehatan Bangsa”, sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar, dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Baca Juga:  Usung Gerai Berkonsep Daur Ulang, Indira Yusuf Ismail Apresiasi The Body Shop

Lanjut dia, berkarya bukan sekadar menjalankan rutinitas di rumah sakit atau puskesmas, tetapi bagaimana menghadirkan inovasi medis dan pelayanan yang humanis agar derajat kesehatan masyarakat meningkat secara luas.

“Dokter adalah pilar utama ketahanan kesehatan kita,” tegas orang nomor satu Kota Makassar itu.

Pria yang akrab disapa Appi itu, juga mengingatkan peran besar para dokter dalam situasi krisis, khususnya saat pandemi Covid-19 lalu.

Bahkan, sejarah mencatat di masa tersulit sekalipun, para dokter berdiri di garis terdepan sebagai benteng pertahanan terakhir dan pahlawan kemanusiaan.

Pada kesempatan tersebut, Munafri membeberkan kebijakan Pemerintah Kota Makassar terkait peningkatan perhatian terhadap tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah kepulauan.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 15 ribu warga yang tersebar di delapan pulau di Kota Makassar yang membutuhkan layanan kesehatan optimal.

Baca Juga:  Hadapi Pilkada, Andi Bataralifu: Apapun Dinamika, Tetap Mengedepankan Kepentingan Masyarakat

“Sebaran tenaga dokter kita memang belum ideal, khususnya di wilayah pulau,” jelasnya.

“Karena itu, setelah melalui diskusi dan kajian, pemerintah kota menetapkan kebijakan khusus bagi dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas di pulau-pulau terluar, pulau sedang, dan pulau terdekat,” sambung Munafri.

Dia menegaskan, tenaga kesehatan di pulau akan diberikan perlakuan dan insentif berbeda, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka di wilayah dengan tantangan geografis lebih berat.

Profesi ini sangat penting. Karena itu, insentif bagi tenaga kesehatan di pulau akan kita tingkatkan, seiring dengan pembenahan fasilitas dan infrastruktur kesehatan di wilayah kepulauan.

Saat ini, Kota Makassar memiliki tenaga dokter yang bertugas di 47 puskesmas dan 53 rumah sakit, baik negeri maupun swasta.

Munafri menekankan pentingnya pemerataan layanan agar seluruh warga, baik di daratan maupun pulau, mendapatkan akses kesehatan yang setara.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Respons Polemik Paskibraka Nasional, Harap Proses Berjalan Fair dan Objektif

Sulsel

Benahi Pipa dan Tambah Suplai, PDAM Makassar Fokus Tangani Keluhan Air Bersih Warga

Sulsel

Makassar Raih WTP Kelima Berturut-turut, Munafri Tegaskan Komitmen Tindaklanjut Rekomendasi BPK

PINRANG

Pemkab Pinrang Menggelar Operasi Pasar di Pasar Sentral

Sulsel

Munafri-Aliyah Akan Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Lapangan Karebosi

Sulsel

Puluhan Tahun Semrawut, Pasar Tumpah di Jalan Veteran Makassar Akhirnya Ditertibkan

Sulsel

TSN II SMADA Makassar Sukses Digelar, Munafri Sampaikan Apresiasi untuk Alumni

Sulsel

Hadiri Webinar Nasional, Wabup Takalar Tekankan Tata Cara Pemotongan Hewan sesuai Syariat Islam