“Perbaikilah setiap kegiatan yang dilakukan. Bagaimana kita bisa mampu berbaur dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Andi Rosman.
Ia menekankan, penguatan kebersamaan dan soliditas internal menjadi kunci dalam memperbesar kontribusi Dharma Wanita Persatuan. Kebersamaan tersebut, kata dia, akan memperkokoh peran perempuan sebagai subjek pembangunan yang berdaya dan mandiri.
“Kita ingin pengurus Dharma Wanita mampu menjadi corong dan berkontribusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan, utamanya dalam mendukung program pemerintah membangun Kabupaten Wajo,” kata Andi Rosman.
Dalam momentum tersebut, Bupati Wajo juga menegaskan makna penting peran ibu dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Ibu adalah sekolah pertama bagi generasi kita. Ibu juga merupakan pilar ketahanan keluarga serta motor penggerak nilai moral, sosial, dan budaya,” tuturnya.
Menurut Andi Rosman, peringatan Hari Ibu dan HUT Dharma Wanita Persatuan tidak sekadar seremoni, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. (ADV)
















