Home / Sulsel

Senin, 12 Januari 2026 - 11:49 WIB

Di Tengah Pengungsian Banjir, Munafri Hadir Menyapa dan Menguatkan Warga

“Kami akan terus memantau dan memastikan suplai terhadap kebutuhan warga di lokasi pengungsian ini benar-benar terpenuhi,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Munafri turut memberikan arahan khusus kepada petugas kesehatan yang bertugas di lapangan.

Ia meminta agar ketersediaan obat-obatan selalu terjaga dan penanganan medis dilakukan secara cepat apabila ditemukan pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan atau menunjukkan gejala penyakit.

“Saya juga sudah sampaikan kepada petugas kesehatan untuk memastikan suplai obat-obatan tersedia,” tuturnya.

“Jika ada warga yang terdampak dan mengalami gejala penyakit, harus segera dilakukan intervensi cepat. Bila diperlukan, langsung dirujuk ke Puskesmas terdekat,” sambung Appi.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari BPBD Kota Makassar, sejumlah lokasi pengungsian banjir di wilayah Kecamatan Biringkanaya, tercatat ratusan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Para pengungsi tersebar di beberapa titik pengungsian utama, yakni Kantor Lurah Katimbang, UPT SPF SD Negeri Paccerakkang, Masjid Nurul Ikhlas Kompleks Kodam III, serta Masjid Lailatul Qadar Blok AF.

Baca Juga:  Dampingi Pj Gubernur Sulsel, Pj Bupati Takalar Tinjau Langsung MBG di SD Pa'rappunganta I

Di Kantor Lurah Katimbang, tercatat sebanyak 17 kepala keluarga (KK) dengan total 61 jiwa yang mengungsi. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 22 jiwa laki-laki dewasa dan 20 jiwa perempuan dewasa, 10 anak-anak yang terbagi atas 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan.

Serta 7 balita yang terdiri dari 4 balita laki-laki dan 3 balita perempuan. Selain itu, terdapat pula 2 orang ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus dari petugas kesehatan.

Sementara itu, pengungsian dengan jumlah warga terbanyak berada di UPT SPF SD Negeri Paccerakkang, yang menampung 55 kepala keluarga dengan total 201 jiwa.

Komposisi pengungsi di lokasi ini meliputi 53 jiwa laki-laki dewasa dan 68 jiwa perempuan dewasa, 54 anak-anak yang terdiri dari 36 anak laki-laki dan 18 anak perempuan, serta 18 balita dengan rincian 15 balita laki-laki dan 3 balita perempuan.

Baca Juga:  Gelar Rapat Paripurna, Andi Suharmika Usul Pemberhentian Danny, DPRD Kukuhkan Appi-Aliyah Pemimpin Baru Makassar

Selain itu, tercatat pula 3 orang lansia perempuan, serta 5 bayi, masing-masing 3 bayi laki-laki dan 2 bayi perempuan, yang memerlukan penanganan kesehatan dan pemenuhan gizi secara optimal.

Di lokasi pengungsian Masjid Nurul Ikhlas Kompleks Kodam III, tercatat 4 kepala keluarga dengan total 18 jiwa. Pengungsi di lokasi ini terdiri atas 8 laki-laki dewasa dan 7 perempuan dewasa, 2 anak-anak masing-masing 1 anak laki-laki dan 1 anak perempuan, serta 1 balita laki-laki.

Sedangkan di Masjid Lailatul Qadar Blok AF, terdapat 10 kepala keluarga dengan total 39 jiwa yang mengungsi. Rinciannya meliputi 15 laki-laki dewasa dan 16 perempuan dewasa, 5 anak-anak yang terdiri dari 2 anak laki-laki dan 3 anak perempuan, 1 balita laki-laki, 1 lansia perempuan, serta 1 ibu hamil.

Data tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Makassar, dalam menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta memastikan perlindungan bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, balita, lansia, ibu hamil, dan bayi, selama masa penanganan darurat banjir berlangsung.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Optimistis Raih Hasil Terbaik, Sekda Makassar: Koperasi Merah Putih Jadi Indikator Utama Penilaian Lomba Kelurahan

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan

Pendidikan

Tim UNIMERZ Bantu Penguatan Imunitas Sekolah di MIS Assunnah Darun Najiyah

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

SOPPENG

Musim Kemarau, Sat Binmas Polres Soppeng Ingatkan Bahaya Kebakaran

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional