Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya gerak bersama seluruh perangkat pemerintahan dari tingkat kota hingga kelurahan.
Lebih lanjut, ia menyebut persoalan banjir terutama terkait kebersihan drainase, merupakan aspirasi krusial yang kerap diterima DPRD Makassar.
Komisi C telah menyampaikan langsung kepada Wali Kota Makassar agar isu tersebut menjadi perhatian utama pemerintah kota.
“Kami berharap Pemerintah Kota Makassar bukan hanya turun membersihkan, karena membersihkan itu memang kewajiban. Tetapi harus ada upaya berkelanjutan dengan mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Ray juga mengingatkan agar perangkat pemerintahan di tingkat RT/RW, dan kelurahan tidak hanya berperan sebagai pendamping masyarakat, melainkan hadir sebagai representasi pemerintah yang memiliki otoritas dalam mengedukasi warga mengenai pentingnya kebersihan lingkungan.
Menurutnya, persoalan banjir bukan hanya terkait kesadaran masyarakat, tetapi juga keterbatasan sarana pendukung kebersihan, mulai dari perlengkapan kebersihan hingga sistem pengangkutan sampah yang dinilai belum optimal.
“Persoalannya bukan hanya kesadaran masyarakat, tapi juga keterbatasan perlengkapan kebersihan dan sistem penjemputan sampah. Ini yang perlu dibenahi bersama,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















