MEDIASINERGI.CO
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menentukan bahwa awal Ramadhan 1447 Hijriah bertepatan dengan Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tersebut diputuskan setelah Sidang Isbat yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa hasil musyawarah sidang menyepakati tanggal tersebut sebagai hari pertama puasa. Keputusan ini tidak sama dengan penetapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang menetapkan Ramadhan dimulai sehari lebih awal, yakni Rabu, 18 Februari 2026. Perbedaan ini dipengaruhi oleh pendekatan metodologis yang digunakan masing-masing pihak.
Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya, mengungkapkan bahwa posisi hilal saat pengamatan berada di bawah ufuk. Ketinggian bulan tercatat antara minus 2 derajat 24 menit 43 detik hingga minus 0 derajat 55 menit 41 detik, dengan elongasi berkisar 0 derajat 56 menit 23 detik sampai 1 derajat 53 menit 36 detik.
















