Dijelaskan, dukungan lintas generasi PPI juga memetakan dukungan berdasarkan kelompok usia. Hasilnya menunjukkan bahwa dukungan terhadap penertiban parkir liar berada di atas 90 persen pada seluruh segmen usia, mulai dari Gen Z, Milenial, Gen X, hingga Baby Boomers.
Sementara itu, untuk penertiban PKL, dukungan di seluruh kelompok usia berada di atas 80 persen. Adapun kebijakan relokasi pasar juga memperoleh dukungan di atas 88 persen pada berbagai kategori usia.
“Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan penataan kota yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar, dipimpin Pak Munafri, diterima secara luas lintas generasi,” terang Ras MD.
Survei juga mengurai dukungan berdasarkan wilayah di 15 kecamatan Kota Makassar. Mayoritas kecamatan menunjukkan dukungan kuat terhadap kebijakan penertiban.
Di Kecamatan Biringkanaya, misalnya, 100 persen responden yang mengetahui kebijakan mendukung penertiban parkir liar.
Menurutnya, dengan dukungan terhadap penertiban PKL di kecamatan tersebut mencapai 93 persen, sedangkan relokasi pasar mendapat dukungan 87,9 persen. Namun terdapat pengecualian di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Dikatakan, di wilayah ini, dukungan terhadap penertiban PKL hanya berada di angka 33,3 persen. Meski demikian, untuk penertiban parkir liar dan relokasi pasar di kecamatan tersebut justru mendapat dukungan penuh, masing-masing 100 persen.
“Secara keseluruhan, mayoritas masyarakat di wilayah daratan Kota Makassar menunjukkan dukungan yang sangat kuat terhadap kebijakan penertiban yang dijalankan pemerintah kota,” katanya.
Pada kesempatan ini, Ras MD menyebutkan, persepsi terhadap Layanan Publik. Selain kebijakan penertiban, survei juga mengukur persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.
Sebanyak lebih dari 86 persen responden menilai layanan kesehatan di Kota Makassar berada dalam kategori baik. Sementara untuk sektor pendidikan, lebih dari 80 persen masyarakat menyatakan kualitasnya baik.
Sedangkan issu lain, disampaikan juga soal dukungan terhadap Proyek PSEL. Isu lain yang turut diuji dalam survei adalah rencana pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Dia menambahkan, secara keseluruhan, hasil survei Parameter Publik Indonesia menunjukkan bahwa dalam satu tahun kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, sejumlah kebijakan strategis yang diambil mendapat legitimasi kuat dari publik.
Dukungan yang tinggi terhadap kebijakan penertiban, persepsi positif terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, serta persetujuan terhadap proyek strategis menjadi indikator bahwa masyarakat memberikan kepercayaan signifikan terhadap arah kebijakan Pemerintah Kota Makassar.
“Temuan ini sekaligus menjadi modal politik dan sosial bagi pak Wali Kota Munafri, untuk melanjutkan agenda penataan dan pembangunan Kota Makassar ke depan,” pungkasnya.(jk)
Editor: Hamzah
















