Home / Advertorial / Sulsel / Wajo

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:02 WIB

Setahun Menguji “Wajo Maradeka” (Catatan 1 Tahun Kepemimpinan AR Rahman di Bumi Lamadukkelleng)

Satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati–Wakil Bupati Wajo memimpin Bumi Lamadukkelleng. Satu tahun menghadapi ujian, memperkuat fondasi, dan meneguhkan arah pembangunan.

Satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati–Wakil Bupati Wajo memimpin Bumi Lamadukkelleng. Satu tahun menghadapi ujian, memperkuat fondasi, dan meneguhkan arah pembangunan.

Prestasi ini mempertegas posisi Wajo sebagai daerah yang kompetitif selaras dengan semangat “Terdepan”. Namun, ukuran keberhasilan sektor pertanian tidak hanya pada volume produksi, melainkan pada kesejahteraan petani. Stabilitas harga, akses pupuk, dan keberlanjutan irigasi menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dijaga.

Pendidikan dan Kesehatan: Pilar Layanan Dasar

Pada aspek sumber daya manusia, rekonstruksi sarana dan prasarana pendidikan dilakukan di 14 kecamatan. Intervensi ini menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang.

Di bidang kesehatan, Pemkab Wajo meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026 Kategori Madya dari BPJS Kesehatan atas komitmen memastikan warganya terdaftar dalam Jaminan Kesehatan Nasional. Pengakuan ini menguatkan pilar “Berkeadilan” dalam akses layanan kesehatan.
Meski demikian, kualitas layanan tetap menjadi tantangan. Kepesertaan yang tinggi perlu diimbangi dengan mutu fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai.

Baca Juga:  IPAL Losari Bakal Diresmikan Jokowi, 28 Pegawai PDAM Kota Makassar Ikuti Pelatihan

Reformasi Birokrasi: Janji yang Terus Diuji

Sejak awal, pasangan ini menjanjikan sistem birokrasi yang profesional dan modern. Pengetatan anggaran dan penataan belanja menjadi bagian dari reformasi tersebut. Transparansi dan efisiensi mulai ditekankan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Namun, indikator sesungguhnya terletak pada pengalaman warga saat mengurus administrasi: apakah lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih pasti? Reformasi birokrasi adalah proses panjang yang membutuhkan konsistensi, bukan sekadar regulasi.

Antara Fondasi dan Harapan

Setahun pertama kepemimpinan Andi Rosman–Baso Rahmanuddin menunjukkan arah yang relatif jelas: membangun fondasi fiskal, memperbaiki infrastruktur, memperkuat sektor pertanian, serta memperluas layanan kesehatan dan pendidikan. Itu adalah capaian yang patut dicatat.

Baca Juga:  PDAM Makassar Akan Lakukan Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Beringin Gowa

Namun, visi “Wajo Maradeka” adalah janji jangka panjang. Kemandirian fiskal masih menghadapi tantangan ketergantungan transfer pusat. Pemerataan pembangunan belum sepenuhnya teruji. Reformasi birokrasi masih memerlukan pembuktian di tingkat pelayanan sehari-hari.

Tahun pertama adalah tahap merapikan dasar dan membangun kepercayaan. Tahun-tahun berikutnya akan menjadi ujian konsistensi dan keberanian mengambil keputusan strategis.

Pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari rencana dan penghargaan, tetapi dari perubahan nyata yang dirasakan warga di rumah, di sawah, dan di ruang pelayanan publik. Di sanalah “Wajo Maradeka” akan benar-benar menemukan maknanya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Tim Lontara+ Ramaikan CFD Makassar

Wajo

Hadiri Halal Bihalal, Bupati Wajo Tekankan Peran Strategis KEMAWA

PINRANG

Pemerintah Kabupaten Pinrang merotasi dua kepala puskesmas

Sulsel

Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos

Makassar

Zainal Arifin Paliwang Hadiri Turnamen Domino SMANSA 82: Merawat Persaudaraan di Atas Meja Laga

Sulsel

Puluhan PKL di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Secara Mandiri Lapak Dagangannya

Sulsel

Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros

Sulsel

Wabup Takalar Tegaskan Legalitas Kehadiran dan Beberkan Kinerja APBD 2025