“WARE 2026 adalah bukti nyata bahwa kita bisa memanfaatkan momen Ramadan untuk kemajuan bersama,” ujarnya. Ia berharap Wajo Ramadhan Expo dapat menjadi agenda tahunan Kabupaten Wajo guna memperkuat perputaran ekonomi masyarakat serta mempererat kolaborasi lintas sektor dalam semangat “Yassiwajori”.
Ketua KADIN Wajo, Darmawan Sanusi, mengatakan penyelenggaraan expo ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. “Kami ingin kolaborasi yang dilakukan hari ini berbuah hasil untuk kemajuan Wajo ke depannya,” kata dia.
Senada, Ketua BPC HIPMI Wajo, Syamsul Riadi, menyebutkan sejumlah rangkaian kegiatan akan digelar selama expo berlangsung, antara lain pameran UMKM, edukasi dan pelatihan bisnis, serta ruang interaksi dan silaturahmi bagi pelaku usaha dan masyarakat.
Melalui WARE 2026, pemerintah daerah berharap lonjakan konsumsi Ramadan dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat daya saing UMKM Wajo di tingkat regional. (Adv)
















