Home / Hukum & Kriminal / Sulsel

Senin, 9 Maret 2026 - 17:28 WIB

Skandal Nanas Rp60 Miliar Meledak!” Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Dijebloskan ke Tahanan, Negara Diduga Tekor Rp50 Miliar

Kasus ini berakar dari proyek pengadaan bibit nanas pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Sulsel tahun anggaran 2024. Program yang semestinya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani justru diduga berubah menjadi bancakan.

Penyidik menemukan dua modus utama dalam perkara ini:
Mark-up harga bibit nanas secara tidak wajar. Pengadaan fiktif, di mana laporan administrasi menyebut barang tersedia, namun bibit tersebut diduga tidak pernah sampai ke tangan kelompok tani.

Pemeriksaan Maraton hingga Pencekalan Bahtiar Baharuddin diketahui pernah menjalani pemeriksaan maraton selama sekira 10 jam pada Desember 2025 terkait kasus ini. Bahkan, Kejati Sulsel telah lebih dulu melakukan pencekalan ke luar negeri terhadap sejumlah pihak, termasuk Bahtiar, guna mencegah potensi pelarian. Dalam proses penyidikan, tim jaksa telah menyita ratusan dokumen kontrak serta memeriksa lebih dari 80 saksi, mulai dari pejabat birokrasi, anggota legislatif hingga pihak swasta.

Baca Juga:  Bupati Adnan Dampingi Menteri ATR BPN Serahkan Sertipikat ke Masyarakat Gowa

Profil Bahtiar Baharuddin
Bahtiar Baharuddin pernah menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan sejak 5 September 2023 – Mei 2024, menggantikan Andi Sudirman Sulaiman. Sekira 18 bulan setelah meninggalkan kursi orang nomor satu di Sulsel itu, Bahtiar kini justru terseret dalam pusaran dugaan korupsi proyek bibit nanas bernilai puluhan miliar rupiah.

Baca Juga:  Supply Air Terhenti di 4 Lokasi, Beni Iskandar : Ada Perbaikan dan Penggantian Valve Diameter 150mm

Terancam Pasal Berlapis
Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta ketentuan dalam KUHP. Kejati Sulsel menegaskan penyidikan tidak akan berhenti pada lima tersangka ini saja. “Ini bentuk komitmen kami. Tidak ada tempat bagi koruptor di Sulawesi Selatan, siapapun dia,” tegas Didik Farkhan. (R/Ddy)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Benahi Pipa dan Tambah Suplai, PDAM Makassar Fokus Tangani Keluhan Air Bersih Warga

Sulsel

Makassar Raih WTP Kelima Berturut-turut, Munafri Tegaskan Komitmen Tindaklanjut Rekomendasi BPK

PINRANG

Pemkab Pinrang Menggelar Operasi Pasar di Pasar Sentral

Sulsel

Munafri-Aliyah Akan Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Lapangan Karebosi

Sulsel

Puluhan Tahun Semrawut, Pasar Tumpah di Jalan Veteran Makassar Akhirnya Ditertibkan

Sulsel

TSN II SMADA Makassar Sukses Digelar, Munafri Sampaikan Apresiasi untuk Alumni

Sulsel

Dies Natalis ke-74 FH Unhas, Munafri: Kekuatan Jejaring Alumni Bangun Masa Depan Generasi

Sulsel

Munafri: Tudang Sipulung SMADA Jadi Wadah Lahirkan Gagasan untuk Bangun Kota Makassar