Ia juga mempersilakan masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam Salat Idul Fitri berjamaah di Lapangan Karebosi, tetap tertib dan mengikuti ketentuan salat Id.
“Sekali lagi ini momentum kebersamaan antara pemerintahan dan masyarakat. Bagi yang tinggal dekat dan di kecamatan lain. Kalau sempat, bisa bergabung kita kumpul bersama awali Salat Idul Fitri, rayakan hari kemenangan,” imbuhnya.
Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai pelaksanaan Salat Idul Fitri yang dipusatkan di Lapangan Karebosi Makassar memiliki makna penting dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Menurutnya, sentralisasi ibadah Salat Id di ruang terbuka yang menjadi ikon kota tersebut akan menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih terasa, sekaligus menjadi simbol persatuan warga dalam menyambut hari kemenangan.
“Sentralisasi ibadah Salat Id di Karebosi ini penting, karena di situ kita bisa melihat persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan, khususnya bagi warga Kota Makassar yang beragama Islam,” ujarnya.
Lanjut dia, Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat hubungan sosial antar warga, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat saling peduli.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momen ini, dengan hadir dan melaksanakan Salat Idul Fitri secara berjamaah di Lapangan Karebosi Makassar sebagai wujud kebersamaan,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















