Bupati Daeng Manye menegaskan visi besar menjadikan Takalar sebagai daerah maju dan berdaya saing melalui ekonomi digital.
Sejumlah program unggulan telah berjalan, di antaranya implementasi sekolah digital yang saat ini telah diterapkan di 10 sekolah dan akan diperluas hingga 50 sekolah.
Sedangkan, pembangunan Mall Pelayanan Publik berbasis digital, pengembangan akses layanan hingga wilayah Kepulauan Tanakeke, serta pembangunan ikon daerah “Gerbang Takalar” juga tengah dilakukan.
Di sektor infrastruktur, pemerintah telah melakukan perbaikan jalan sepanjang 22 kilometer serta rehabilitasi jembatan strategis guna memperkuat konektivitas wilayah.
Perkuat Ekonomi Rakyat dan Kesejahteraan
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah daerah telah membentuk hampir 50 koperasi desa/kelurahan serta membangun kampung nelayan.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada sektor keagamaan dan ekonomi masyarakat, seperti peningkatan kesejahteraan 508 guru mengaji serta pemberdayaan 2.249 UMKM melalui program literasi dan pengembangan usaha.
Atas capaian tersebut, Kabupaten Takalar juga mendapatkan apresiasi dari Bank Indonesia sebagai daerah dengan penguatan ekonomi dan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbaik di Sulawesi Selatan.
Di akhir sambutannya, Bupati Takalar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu, menjaga semangat kebersamaan, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan.
“Dengan kebersamaan dan sinergi, kita wujudkan Takalar yang lebih maju, lebih baik, dan berdaya saing,” tegasnya.
Bupati dan Wakil Bupati Takalar juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Taqabbalallahu minna wa minkum,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















