Home / Sulsel

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:20 WIB

Salat Id di Masjid Agung, Bupati Daeng Manye Ajak Masyarakat Takalar Kawal Pembangunan Daerah

MEDIASINERGI.CO TAKALAR — Bupati Takalar, Mohammad Firdaus (Daeng Manye), melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Agung Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu 21 Maret 2026.

Momentum hari kemenangan ini dimanfaatkan Bupati untuk menyampaikan sambutan penuh makna keagamaan sekaligus memaparkan capaian dan arah pembangunan Kabupaten Takalar ke depan.

Mengawali sambutannya, Bupati Daeng Menye mengajak seluruh jamaah untuk mengagungkan Allah SWT melalui gema takbir, tahmid, dan tasbih sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan menjalankan ibadah Ramadan.

“Idul Fitri adalah momentum kembali kepada fitrah, memperkuat ketakwaan, serta meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam kehidupan sosial,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Baca Juga:  Apresiasi Kontribusi Kepala Daerah dalam Ajang Lomba Kelurahan, Kemendagri Beri Penghargaan Pjs Wali Kota Makassar

Selain itu, Bupati Daeng Manye menekankan pentingnya menjadikan ibadah sebagai fondasi dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Ramadan seperti keikhlasan, kejujuran, dan kepedulian sosial sebagai etos kerja dan pedoman dalam membangun daerah.

Sebagaimana sabda Rasulullah, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. “Mari kita hadirkan kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya.

Bupati Daeng Manye juga menegaskan bahwa Idul Fitri tahun ini menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Daeng Manye memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kabupaten Takalar.
Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat sebagai yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Baca Juga:  Drum Corps Makassar Raih Prestasi Juara Umum Kategori World Class di JDCI 2025

Di sektor pendidikan, Standar Pelayanan Minimal (SPM) melonjak dari peringkat 23 di Sulawesi Selatan pada 2024 menjadi peringkat pertama pada awal 2026.

Tak hanya itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,75 persen menjadi 7,27 persen, sementara tingkat pengangguran turun dari 3,84 persen menjadi 3,76 persen.

Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 72,06 menjadi 72,79, serta angka harapan hidup naik dari 73,69 menjadi 74,08.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Puluhan Tahun Semrawut, Pasar Tumpah di Jalan Veteran Makassar Akhirnya Ditertibkan

Sulsel

TSN II SMADA Makassar Sukses Digelar, Munafri Sampaikan Apresiasi untuk Alumni

Sulsel

Dies Natalis ke-74 FH Unhas, Munafri: Kekuatan Jejaring Alumni Bangun Masa Depan Generasi

Sulsel

Munafri: Tudang Sipulung SMADA Jadi Wadah Lahirkan Gagasan untuk Bangun Kota Makassar

Sulsel

Lama Terkatung-katung, GMTD Resmi Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar

Sulsel

Pengajian Rutin RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar Bahas Keteladanan Ibadah Nabi Ibrahim

Sulsel

Di Hadapan Mahasiswa FH Unhas, Munafri: Entrepreneur dan Ilmu Hukum Jadi Kunci Kemajuan Makassar

Sulsel

Ray Suryadi Arsyad Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah