Home / Sulsel

Kamis, 2 April 2026 - 17:34 WIB

Pengamat Publik: 84 Persen Masyarakat Setuju Pembangunan PSEL Lokasi di TPA Manggala

Penegasan tersebut disampaikan usai Munafri mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang membahas perkembangan serta roadmap proyek PSEL di sejumlah daerah di Indonesia.

Dalam forum tersebut, Munafri menyampaikan kesiapan penuh Pemerintah Kota Makassar untuk mendukung percepatan realisasi proyek, termasuk dengan mengusulkan optimalisasi lahan yang telah tersedia di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang.

Menurutnya, pembangunan PSEL di dalam kawasan TPA Tamangapa Antang merupakan pilihan paling efisien. Selain tidak memerlukan proses pemindahan sampah ke lokasi baru, langkah ini juga dinilai mampu menekan potensi tambahan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau kita bangun di lokasi baru, tentu membutuhkan biaya tambahan, terutama untuk transportasi sampah. Sementara kalau di TPA, jaraknya dekat, sehingga biaya pengangkutan bisa lebih efisien dan terkontrol,” ujar Munafri.

Ia juga menambahkan, dari sisi sosial, lokasi TPA Antang dinilai lebih aman karena telah lama difungsikan sebagai tempat pembuangan akhir. Dengan demikian, potensi penolakan dari masyarakat di kawasan baru dapat diminimalisasi.

Lebih jauh, Munafri menekankan pembangunan PSEL merupakan bagian dari upaya besar dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kota Makassar.

Baca Juga:  Dua Putra Terbaik Sulsel Terima Satyalancana Kepariwisataan dari Presiden RI

Pria yang akrab disapa Appi itu, menyebut, persoalan sampah membutuhkan penanganan yang masif dan terintegrasi, tidak hanya bergantung pada satu metode.

“PSEL ini harus kita tangkap sebagai salah satu cara paling ampuh untuk mengurangi persoalan sampah,” katanya.

“Tapi perlu dipahami, berdasarkan hasil pembahasan, kontribusinya mungkin hanya sekitar 14 hingga 15 persen dari total penanganan sampah. Artinya, tetap harus ada langkah-langkah lain yang berjalan secara paralel,” sambung Appi.

Karena itu, politisi Golkar itu menilai, pendekatan terbaik adalah memusatkan seluruh proses di kawasan TPA.

Selain memudahkan pengelolaan, hal ini juga akan mengoptimalkan efisiensi operasional, khususnya dalam proses transportasi sampah menuju fasilitas pengolahan.

“Kalau semuanya terpusat di TPA, kita tidak perlu lagi memindahkan sampah ke tempat yang jauh. Biaya transportasi bisa ditekan, dan itu tentu mengurangi beban pemerintah daerah,” tambahnya, meluruskan informasi.

Terkait persyaratan teknis pembangunan PSEL yang membutuhkan akses sumber air, Munafri memastikan lokasi TPA Tamangapa Antang telah memenuhi kriteria tersebut.

Appi menyebut keberadaan Sungai Kajenjeng yang berada tidak jauh dari lokasi menjadi salah satu faktor pendukung.

Baca Juga:  Pengecekan Fisik TMMD Oleh Dinas PU Enrekang

“Di belakang itu ada Sungai Kajenjeng, jaraknya kurang lebih sekitar satu kilometer. Jadi secara teknis masih sangat memungkinkan,” ungkapnya.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah serta dukungan berbagai pihak, pembangunan PSEL di Makassar diharapkan menjadi salah satu solusi strategis dalam menjawab persoalan sampah secara berkelanjutan.

Munafri juga menegaskan tujuan utama pengelolaan sampah adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, memperbaiki kualitas lingkungan, serta mengubah sampah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomis.

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang terus didorong pemerintah. Dengan pengelolaan yang sistematis, diharapkan volume sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang, sekaligus menekan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran udara, tanah, dan air.

Selain itu, pengolahan sampah juga membuka peluang ekonomi melalui produksi kompos dari sampah organik serta produk daur ulang dari sampah anorganik.

“Intinya kita ingin pengelolaan sampah ini tidak hanya selesai di pembuangan, tapi juga memberikan nilai tambah, baik untuk lingkungan maupun ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional

Sulsel

Momentum 65 Tahun IKWI: Menjaga Melodi Budaya Nusantara dan Merawat Solidaritas Insan Pers

Sulsel

Respons Aduan di Lontara+, Pemkot Makassar Gerak Padamkan Kebakaran Sampah di Jalan Leimena

Sulsel

Satpol PP dan BPKPD Wajo Bergerak, Reklame Tak Patuh Pajak Jadi Sasaran

Makassar

Yayasan WINGS Peduli Edukasi KKM Siswi SMPN 32 Makassar

Makassar

Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Desak APH Usut Tuntas dan Hukum Berat Kakek Cabuli 32 Murid SD di Makassar

Sulsel

Nasir Rurung Perkuat Peran Pemerintah Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

SOPPENG

Polres Soppeng Sasar Pelajar, Gencarkan Binluh Narkoba dan Tertib Berlalu Lintas