Presiden lalu menghampiri istri almarhum dan ibunda almarhum, kemudian menguatkan keduanya dengan menepuk pundak. Dalam momen itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada istri mendiang Kopda Anumerta Farizal.
Kemudian, Presiden memberikan penghormatan terakhirnya kepada Kopda Anumerta Farizal. Prosesi yang sama dilakukan Presiden Prabowo saat bertakziah di depan peti jenazah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan.
Presiden turut menguatkan para istri dari prajurit TNI yang gugur tersebut, kemudian memberikan penghormatan terakhir kepada masing-masing prajurit. Di depan peti jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur, Presiden Prabowo juga sempat menemui anak dari almarhum dan mencium kening anak Serka Anumerta Muhammad Nur.
Lalu, Presiden menemui anggota keluarga lainnya dari tiga prajurit TNI tersebut dan memberikan ucapan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang berduka. Sepanjang prosesi itu, Presiden Prabowo didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Sebelum peti jenazah diusung untuk prosesi upacara selanjutnya, Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di ruang persemayaman dan turut bertakziah. SBY mengenakan setelan jas lengkap dengan baret biru khas pasukan perdamaian PBB.
Presiden Prabowo bersama Presiden Ke-6 SBY dan Menhan Sjafrie serta pejabat negara lainnya kemudian menyaksikan peti jenazah tiga putra terbaik bangsa itu diusung untuk prosesi upacara. Acara yang berlangsung di Apron Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta itu dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (rri)
















