MEDIASINERGI.CO
SOPPENG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Soppeng menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Korps Sukarela (KSR) yang mengacu pada kurikulum terbaru PMI yang mulai diimplementasikan tahun 2025 di PMI Unit Markas Kabupaten Soppeng, Rabu 29 April 2026.
Ketua PMI Kabupaten Soppeng Ir Selle KS Dalle diwakili Sekretaris Drs. M Evinuddin, MPA menyebutkan, pelaksanaan Diklatsar merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya relawan PMI di daerah. Meskipun durasi pelatihan lebih singkat, kualitas materi dan pembentukan karakter relawan tetap menjadi prioritas utama.
Kurikulum dirancang lebih efektif tanpa mengurangi substansi agar peserta dapat menjadi relawan yang tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memiliki jiwa kemanusiaan yang kuat serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat. PMI Soppeng berharap dapat terus mencetak relawan relawan KSR yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pelayanan kemanusiaan baik di tingkat daerah maupun nasional.
Diklatsar berlangsung mulai 27 April sampai 03 Mei 2026 di Markas PMI Kabupaten Soppeng menjadi yang pertama di wilayah PMI Sulawesi Selatan yang menerapkan sistem kurikulum baru tersebut yang menggunakan skema 70 jam pelajaran. Diklatsar KSR dirancang lebih padat namun tetap substansial dibandingkan kurikulum sebelumnya yang dapat mencapai 120 jam.
Meskipun lebih singkat, materi yang diberikan tetap komprehensif dengan menitikberatkan pada efektifitas pelatihan baik di dalam ruangan maupun di lapangan. Materi pelatihan mencakup tekhnik pertolongan pertama, survival serta berbagai keterampilan lapangan lainnya yang bertujuan mencetak relawan yang tangguh, profesional dan siap terjun dalam berbagai misi kemanusiaan sesuai standar kompetensi terbaru PMI. (mar)
















