Home / Sulsel

Kamis, 30 April 2026 - 08:55 WIB

Siapkan Solusi Jangka Pendek dan Panjang, PDAM Makassar Atasi Krisis Air di Musim Kemarau

PDAM menyiapkan tiga alternatif suplai air, yakni dari Somba Opu, Moncongloe, atau optimalisasi pompa dari Panaikang.

Untuk solusi jangka pendek, PDAM Makassar saat ini masih mengandalkan distribusi air melalui mobil tangki serta penyediaan tandon di sejumlah titik terdampak.

Meski demikian, ia mengakui langkah tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat karena sifatnya sementara.

Selain itu, PDAM Makassar juga memastikan tetap memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang belum menjadi pelanggan, melalui mobil tangki maupun penyediaan tandon di tingkat RT/RW.

“Ini bagian dari fungsi sosial kami. Walaupun bukan pelanggan, tetap kami bantu agar kebutuhan dasar air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” bebernya.

Sementara itu untuk jangka panjang, pihaknya akan fokus pada pengelolaan dan optimalisasi sumber air baku di berbagai titik.

Termasuk melakukan evaluasi terhadap jaringan pipa distribusi yang berpotensi mengalami kebocoran atau tidak berfungsi maksimal.

Dikatakan, secara teknis ada kemungkinan kebocoran pipa atau distribusi yang tidak optimal. Tapi dari hasil sementara, penurunan debit air baku menjadi faktor utama.

Baca Juga:  Wali Kota Munafri: Pelayanan Perusda Tak Boleh Kendor Selama Ramadan

“Saat ini debit sempat turun, meski setelah hujan sudah mulai meningkat dari di atas 100 menjadi sekitar 300, dengan kondisi normal seharusnya berada di kisaran 400,” paparnya.

Selain itu, PDAM Makassar juga memastikan tetap memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang belum menjadi pelanggan, melalui mobil tangki maupun penyediaan tandon di tingkat RT/RW.

“Ini bagian dari fungsi sosial kami. Walaupun bukan pelanggan, tetap kami bantu agar kebutuhan dasar air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” ungkapnya.

Dalam menghadapi potensi musim kemarau yang diprediksi mencapai puncaknya pada Juni hingga Agustus berdasarkan informasi BMKG, PDAM Makassar juga telah menyiapkan langkah antisipatif.

Di antaranya dengan memperkuat kerja sama lintas stakeholder, menyiapkan pompa tambahan di beberapa titik, serta mendukung program penyediaan sumber air alternatif seperti sumur bor.

“Kami sudah siapkan berbagai skenario, termasuk distribusi melalui mobil tangki, penambahan pompa, hingga kerja sama dengan BPBD dan pemerintah provinsi dalam penyediaan sumber air baru,” beber Andi Syahrum.

Baca Juga:  Wawali Kota dan Ketua TP PKK Makassar Tampil Memukau di Karnaval Budaya APEKSI Surabaya

Di sisi lain, PDAM Makassar juga tengah melakukan penanganan kebocoran pipa di sejumlah titik.
Salah satunya di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 16.

Tepatnya di Jembatan Pai, yang berdampak pada terganggunya suplai air di beberapa wilayah seperti BTN Kalamang, BPS, Jalan Goa Ria, hingga Hotel Dalton. Pengerjaan tersebut dilakukan selama 1×24 jam sebagai bagian dari upaya pemulihan layanan distribusi air.

Terkait keluhan warga di wilayah Kerung-kerung. Pihak PDAM menegaskan persoalan tersebut disebabkan oleh turunnya debit air baku dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2.

Informasi tersebut sebelumnya juga telah disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi.

Seluruh langkah yang dilakukan merupakan bagian dari kerja kolektif internal PDAM Makassar tanpa adanya sekat kelompok.

“Semua adalah bagian dari PDAM. Kami bekerja bersama untuk mencapai tujuan perusahaan, yaitu pelayanan dan fungsi sosial yang tetap berjalan memastikan pelayanan air tetap berjalan,” tutupnya.(jk)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Tinjau Urban Farming di Tamalate – Wajo, Munafri Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga

Sulsel

Dua Rumah dan Toko Sutera Terbakar di Tanasitolo, Api Diduga Berasal dari Belakang Rumah

PWI

Sudirman Minta Kominfo Agar Wartawan Peliput Gubernur Diikutkan UKW

HALO POLISI

Kapolda Sulsel Terima Penghargaan IKPA TA 2025 Peringkat I dari Kapolri

Sulsel

Wabup H Hengky Yasin Resmi Buka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar

Sulsel

Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Terima Panitia MTQ KORPRI 2026

Sulsel

Sinergi ATR/BPN, dan KPK, Bupati Takalar Hadiri Rakor Perkuat Reformasi Pertanahan

PWI

Gubernur: Calon Ketua PWI Harus Tak Terikat Partai Politik