Ia juga meminta masyarakat untuk aktif mengawasi praktik parkir di lapangan dengan selalu meminta karcis resmi kepada petugas parkir.
Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting untuk membantu menekan praktik pungli maupun keberadaan juru parkir liar selama event berlangsung.
Ia juga memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH), termasuk Brimob, guna melakukan pengamanan dan penindakan terhadap oknum jukir liar yang mencoba memanfaatkan momentum event.
“Kita juga akan menurunkan tim TRC bersama Kepolisian. Kalau ada yang macam-macam, kita langsung suruh tangkap dan amankan,” katanya.
Pihaknya sudah membekali seluruh petugas dengan karcis resmi, bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, ambil karcisnya, minta karcisnya.
Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan, Perumda Parkir Makassar Raya juga membuka layanan pengaduan melalui nomor Humas 081142668899.
Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan jika menemukan adanya pungutan parkir di luar ketentuan resmi.
“Kalau ada yang meminta tarif di luar ketentuan, foto, videokan, lalu laporkan. Kami akan tindak tegas. Perumda Parkir Makassar Raya sekarang berbeda, kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Adi Rasyid Ali.
Sedangkan, Direktur Operasional (Dirops) Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah kantong parkir di sekitar area kegiatan MHM.
Dan menurunkan personel khusus untuk melakukan pengamanan serta pengawasan langsung di lapangan.
“Ada kurang lebih 12 titik kantong parkir yang kami siapkan. Persiapan dna pengaturan kami lakukan sebagai bentuk dukungan dan support even MHM ini,” ujar Ryan saat memberikan keterangan kepada media.
Dia menjelaskan, berdasarkan instruksi Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, seluruh titik tersebut akan dijaga langsung oleh personel internal Perumda Parkir melalui sistem soft force.
“Perumda Parkir menurunkan seluruh personel yang memiliki potensi untuk menjaga area parkir, kami yakin kerja tim ini bisa menghadirkan layanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Ryan menegaskan, petugas resmi Perumda Parkir yang bertugas di lapangan akan menggunakan atribut lengkap berupa rompi atau seragam Perumda Parkir, serta ID card resmi.
Dalam pelaksanaan pengamanan parkir MHM 2026, Perumda Parkir Makassar Raya tidak melibatkan juru parkir (jukir) biasa, melainkan seluruh pengelolaan dilakukan langsung oleh pegawai internal perusahaan.
Ia menyebutkan, sedikitnya hampir 50 personel akan disebar di sejumlah titik kantong parkir selama pelaksanaan event berlangsung.
Menurut Ryan, seluruh personel yang ditugaskan bahkan telah lebih dulu melakukan survei lapangan dan sosialisasi kepada para jukir agar tidak melakukan aktivitas parkir liar selama kegiatan berlangsung.
Ia juga memastikan sepanjang jalur start hingga finish steril dari kendaraan parkir, khususnya mobil yang menggunakan bahu jalan.
“Dari titik start sampai finish tidak boleh ada lagi kendaraan, khususnya mobil, yang parkir di bahu jalan,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Racman
















