Home / Sulsel

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:31 WIB

Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green house ke DPR RI

“Greenhouse berbasis IoT menjadi solusi yang tepat karena tidak terlalu terpengaruh kondisi cuaca dan dapat berjalan berdampingan dengan pertanian konvensional,” sambungnya.

Selain teknologi budidaya, Munafri juga mengusulkan penguatan infrastruktur penyimpanan pangan di kawasan perkotaan.

Ia menilai keberadaan gudang penyimpanan dan cold storage sangat penting sebagai buffer stock untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengurangi risiko kerusakan bahan pangan.

“Kota seperti Makassar membutuhkan storage yang memadai dan cool storage untuk komoditas yang mudah rusak. Ini penting untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut mengusulkan pengembangan tanaman sagu di sepanjang bantaran sungai yang membelah Kota Makassar.

Baca Juga:  Reses di Cenranae, Amran Disambut Keluhan Warga: Jalan Rusak Parah Butuh Perbaikan Segera

Selain berfungsi menjaga kelestarian lingkungan, sagu dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif dan cadangan pangan jangka panjang.

“Kami mendorong penanaman kembali pohon sagu di bantaran sungai. Selain menjaga kawasan sungai, sagu juga dapat menjadi salah satu sumber pangan yang mendukung ketahanan pangan daerah,” jelasnya.

Sebagai kota konsumtif dengan keterbatasan lahan pertanian, Munafri juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat kerja sama dengan daerah-daerah penyangga produksi pangan di luar wilayah kota.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga sekaligus membantu pengendalian harga komoditas di pasaran.

“Dengan begitu, ketersediaan pasokan dan stabilitas harga dapat lebih terkontrol,” bebernya.

Baca Juga:  Manajemen PT. Famindo Global Energi Bersilaturahim Bersama Bupati Wajo

Sejalan dengan itu, Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan sebelumnya memang telah menegaskan bahwa penyusunan RUU Pangan harus mampu menjawab tantangan ketahanan pangan masa depan.

Mulai dari dampak perubahan iklim, gangguan rantai pasok global, hingga ancaman penyusutan lahan pertanian.

Ia mengapresiasi masukan langsung dari pemerintah daerah dan masyarakat petani menjadi bagian penting dalam memastikan regulasi yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.

“Kami ingin memastikan kebijakan nasional yang akan disusun mampu mencerminkan kebutuhan serta realitas daerah, khususnya terkait sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan,” tutupnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional

Sulsel

Momentum 65 Tahun IKWI: Menjaga Melodi Budaya Nusantara dan Merawat Solidaritas Insan Pers

Sulsel

Respons Aduan di Lontara+, Pemkot Makassar Gerak Padamkan Kebakaran Sampah di Jalan Leimena

Sulsel

Satpol PP dan BPKPD Wajo Bergerak, Reklame Tak Patuh Pajak Jadi Sasaran

Makassar

Yayasan WINGS Peduli Edukasi KKM Siswi SMPN 32 Makassar

Makassar

Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Desak APH Usut Tuntas dan Hukum Berat Kakek Cabuli 32 Murid SD di Makassar

Sulsel

Nasir Rurung Perkuat Peran Pemerintah Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

SOPPENG

Polres Soppeng Sasar Pelajar, Gencarkan Binluh Narkoba dan Tertib Berlalu Lintas