“Pendanaannya datang dari kementerian di Jepang. Jadi ini benar-benar harus terus mengikuti prosesnya. Tolong dijalankan dengan benar,” tegasnya.
Ia menekankan untuk memaksimalkan peran dalam proses implementasi proyek.
Munafri mengingatkan, proyek tersebut sangat penting mengingat banjir masih menjadi persoalan tahunan yang dihadapi Kota Makassar.
Ia menggaris bawahi, penerapan teknologi pemantauan berbasis data dan sistem peringatan dini tersebut, akan menjadi langkah antisipatif untuk meminimalisasi dampak banjir, sekaligus mempercepat respons pemerintah di lapangan.
“Bagi kami Kota Makassar ini sangat penting, karena setiap tahun kami terdampak banjir di beberapa area tertentu dan kadang-kadang banjir parah. Sehingga itulah kenapa kita memerlukan langkah antisipasi ini,” katanya.
Munafri juga menyampaikan dan meminta agar evaluasi dilakukan secara berkala, termasuk melalui pertemuan virtual dengan tim Jepang guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana.
Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan Jepang dapat menghasilkan inovasi yang mampu menjadi solusi terhadap banjir tahunan di Makassar.
“Saya berharap kita bisa membangun kerja sama yang baik bersama untuk membuat sesuatu yang baik di Kota Makassar,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















