Home / Jakarta

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:38 WIB

Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri Menjelaskan BBM Pertamax Naik Harga Minyak Dipasar Internasional

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri (tengah) menyampaikan harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite masih tetap di Rp10.000 dan BioSolar di harga Rp6.800 per liter sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri (tengah) menyampaikan harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite masih tetap di Rp10.000 dan BioSolar di harga Rp6.800 per liter sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

MEDIASINERGI.CO

JAKARTA – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri buka suara terkait keputusan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) mulai 10 Juni 2026.

Simon menjelaskan, hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Dia menegaskan, di tengah tantangan global yang terus berkembang, Pertamina dengan dukungan penuh dari pemerintah terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Berikut pernyataan resmi Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, seperti dikutip dari Instagram resmi Pertamina, Kamis 11 Juni 2026

Baca Juga:  Dimediasi Dasco, PWI Sepakat Cabut Laporan Polisi Terhadap Hotman Paris

“Menanggapi perkembangan saat ini terkait harga BBM, perlu kami sampaikan bahwa harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite masih tetap di Rp 10.000 per liter dan Biosolar di harga Rp 6.800 per liter sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Sehubungan dengan penyesuaian harga BBM non-subsidi, yaitu Pertamax dan Pertamax Green, yang berlaku sejak 10 Juni 2026, kami memahami bahwa setiap penyesuaian harga tentu menjadi perhatian masyarakat.

Baca Juga:  BCW: Jangan Bangga Sita Rokok di Hilir, Bongkar Pabrik, Distributor dan Jaringan Pita Cukainya

Penyesuaian pada harga BBM non-subsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Penyesuaian harga BBM non subsidi ini selain dilakukan di titik-titik SPBU Pertamina, juga dilakukan oleh SPBU Badan Usaha Swasta lainnya. Di tengah tantangan global yang terus berkembang, Pertamina dengan dukungan penuh dari Pemerintah terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini. Dan mari kita bersama-sama bijak menggunakan energi.”

Share :

Baca Juga

Jakarta

Purbaya Dicopot, BCW: Bea Cukai Jangan Buru-buru Bernapas Lega, Warisan Pembenahan Harus Dilanjutkan

Jakarta

Mentan Amran Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Ditarik dan Diproses Hukum

Jakarta

Jadi Narasumber Podcast PWI, Kepala Bakom RI Bahas Urgensi Perlindungan Media dan Regulasi Sosmed

Jakarta

BCW Desak KPK Usut Hilangnya Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai

Jakarta

BCW: Jangan Bangga Sita Rokok di Hilir, Bongkar Pabrik, Distributor dan Jaringan Pita Cukainya

Jakarta

Dewan Pers Dukung PWI Penanggungjawab HPN 2027 Lampung Libatkan Konstituen

Jakarta

Akselerasi Sistem Merit, Gubernur Zainal Paliwang Paparkan Pemetaan Talenta ASN Kaltara

Jakarta

Dewan Pers: Pembungkaman Pers Mahasiswa Ancam Nalar Kritis Bangsa