Home / Sulsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:48 WIB

Dampingi Wali Kota Tinjau SPMB, Disdik Makassar Pastikan Verifikasi SPMB Rampung Tepat Waktu

Muhajir menambahkan, fokus Disdik saat ini adalah memastikan seluruh proses verifikasi dapat diselesaikan sebelum pengumuman hasil seleksi yang dijadwalkan pada 18 Juni 2026.

“Pasalnya, 17 Juni menjadi hari terakhir bagi tim verifikator untuk melakukan pemeriksaan dan validasi berkas pendaftar,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul di sekolah, Disdik Makassar juga terus mengingatkan seluruh kepala sekolah agar segera melaporkan setiap permasalahan yang dihadapi selama proses SPMB berlangsung.

“Kami selalu mengingatkan kepala sekolah, apabila ada kendala di sekolah, segera lakukan pengaduan ke Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Baca Juga:  PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA: KAPOLRES ENREKANG AJAK PEMUDA JADI AGEN PERUBAHAN

“Kami memiliki helpdesk yang siap membantu penyelesaian berbagai persoalan teknis maupun administrasi,” sambungnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku mampu meloloskan calon siswa melalui jalur tertentu dengan imbalan tertentu.

Dia menegaskan, tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun titip-menitip dalam pelaksanaan SPMB Kota Makassar 2026.

“Jangan lagi percaya calo-calo, silakan datang langsung ke sekolah jika ada yang ingin ditanyakan atau ada hal yang belum dipahami. Semua sudah disiapkan kanal pengaduan dan pelayanan informasi,” imbuh Politisi Golkar itu.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Internal, Kadis Kebudayaan Kota Makassar Pimpin Rakor Bersama Pejabat Struktural

Menurut Ketua IKA FH Unhas itu, prinsip utama yang harus dijaga dalam SPMB adalah keadilan. Ia mencontohkan, jangan sampai peserta didik yang secara aturan memiliki prioritas justru tersingkir oleh pihak lain karena adanya kedekatan dengan pejabat atau penyelenggara.

“Misalnya, ada yang rumahnya hanya berjarak 200 meter dari sekolah tetapi tidak diterima, sementara yang rumahnya 2 kilometer justru diterima karena ada kedekatan tertentu,” kata Appi.

“Hal seperti itu tidak boleh terjadi. Kita ingin memastikan keadilan benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo

Sulsel

Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja

Sulsel

Pemkot Makassar Respons Kekeringan, Air Bersih dari PDAM Disalurkan Menjangkau ke 9 Kecamatan

Sulsel

Perjuangan Gubernur Sulsel, PI 10 Persen Disetujui KKKS Dirjen Migas, Andi Rosman: Segera Ditindaklanjuti

PWI

Perkuat Sinergi, PWI Sulsel dan Bank Mandiri Penjajakan Kemitraan Strategis

PINRANG

Paguyuban UPT SDN 240 Pinrang Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Dengan Meriah Dan Hikmat

SOPPENG

Selle Ks Dalle: Jadikan Akhlak Rasulullah sebagai Teladan dalam Kehidupan Sehari-Hari

PINRANG

Bupati Pinrang Meminta Pengawasan dan Ketersediaan Gas Bersubsidi Dilakukan Secara Berkelanjutan