Harmoni vokal yang berkelas, keteraturan nada yang memikat, ditambah dengan balutan koreografi tarian khas Sulawesi Selatan berhasil menyihir para pengurus IKT-P Manokwari. Decak kagum tak dapat dibendung, riuh tepuk tangan pecah, hingga sorakan histeris “Sulsel Ewako!” menggema di dalam ruangan, membakar semangat para peserta.
Dalam sambutan singkatnya, Wakil Ketua IKT-P Manokwari, Martha Tasik, mengungkapkan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kehadiran mereka adalah bentuk dukungan moril dan suntikan semangat bagi para duta seni Bumi Sawerigading agar mampu memberikan performa terbaik dan mengharumkan nama Sulawesi Selatan di pentas nasional.
“Kami datang untuk merekatkan tali persaudaraan dengan bapak, ibu, dan adik-adik sekalian yang datang dari kampung halaman yang sama dengan kami. Kehadiran kalian dari tanah leluhur adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan yang luar biasa bagi kami yang tengah merantau di tanah Papua ini,” ujar Martha dengan nada emosional.
Rasa bangga yang sama juga terpancar dari Sekretaris IKT-P Manokwari, Orpa Pamirring. Kepada awak media, ia mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertatap muka langsung dengan kontingen Sulsel. Orpa juga menyampaikan titipan doa dari seluruh masyarakat Sulsel, khususnya warga Toraja di Manokwari dan Papua Barat, agar kontingen ini mampu menyapu bersih gelar juara di semua kategori.
“Dalam sebuah kompetisi, kalah atau menang adalah hal yang lumrah. Namun, di hati dan mata kami warga Toraja di Manokwari maupun Papua Barat, Sulawesi Selatan sudah menjadi juaranya di Pesparawi Nasional XIV ini! Kami hanya berpesan agar bapak, ibu, dan adik-adik terus menjaga kesehatan agar bisa tampil prima. Ewako Sulsel!” pungkasnya dengan penuh semangat. (j)
















