Home / Sulsel

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Wali Kota Munafri Promosikan Potensi Investasi Makassar kepada 28 Negara Delegasi IGS 2026

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memanfaatkan momentum Business Forum untuk mempromosikan Kota Makassar sebagai pusat investasi, perdagangan, dan logistik Indonesia Timur di hadapan perwakilan 28 negara sahabat.

Adapun negara yang berpartisipasi dalam perhelatan diplomatik tersebut diantaranya Fiji, Australia, Pakistan, Jepang, Meksiko, Brasil, Ukraina, Bosnia and Herzegovina, Cuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Polandia, Solomon Islands. Selanjutnya dari Peru, Nigeria, Costa Rica, Bulgaria, Lao PDR, Finlandia, Kambodia, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Belanda, Uruguay, Malaysia dan Filipina.

Forum yang digelar di Hotel Rinra Makassar, Rabu 24 Juni 2026, menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Makassar Investment Forum 2026. Diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar sebagai tuan rumah.

Kegiatan forum bisnis ini diselenggarakan selama satu hari penuh dengan serangkaian acara utama. Meliputi presentasi mengenai potensi investasi Makassar, pameran komoditas ekspor, serta sesi business matching.

Baca Juga:  Dukung Kemajuan Kepulauan Tanakeke, Bupati Takalar Terima Kunjungan SMILO dari Prancis

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa Makassar memiliki posisi strategis yang menjadikannya gerbang utama menuju kawasan Indonesia Timur. Sekaligus pusat konektivitas perdagangan nasional dan internasional.

“Makassar adalah kota terbesar kelima di Indonesia dan menjadi pusat koneksi logistik antara Indonesia Barat dan Timur. Sejak abad ke-16, kota ini telah menjadi simpul perdagangan maritim yang menghubungkan pedagang dari Tiongkok, Arab, India, hingga Eropa,” ujar Munafri di hadapan para duta besar dan delegasi negara sahabat.

Wali kota yang akrab disapa Appi ini menjelaskan, kekuatan Makassar tidak hanya terletak pada posisi geografisnya. Tetapi juga pada fondasi ekonomi yang terus tumbuh dan tata kelola pemerintahan yang semakin ramah investasi.

Appi merincikan, keberadaan Makassar New Port sebagai pelabuhan terbesar di Indonesia Timur dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai hub penerbangan kawasan menjadi modal penting dalam mendukung arus perdagangan dan investasi.

Baca Juga:  Ketua DPRD Wajo Respon Cepat Aspirasi, Langsung Turun Tangan Ukur Jembatan di Desa Keera

Selain itu, Makassar juga berada di jalur strategis Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang memiliki potensi besar sebagai koridor perdagangan internasional yang mampu meningkatkan efisiensi logistik global.

Di sektor ekonomi, Appi memaparkan Kota Makassar mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,61 persen pada tahun 2026 dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali pada kisaran 2,2 hingga 2,9 persen.

“Makassar adalah rumah bagi 1,5 juta penduduk yang menggerakkan ekonomi dinamis. Pertumbuhan ekonomi kami terus meningkat setiap tahun dan menunjukkan bahwa kota ini memiliki prospek investasi yang menjanjikan,” ujarnya.

Untuk mendukung kemudahan berusaha, Pemkot Makassar juga terus memperkuat transformasi digital melalui pengembangan sistem pemerintahan berbasis smart city. Termasuk menciptakan Superapps Lontara yang terintegrasi dengan seluruh aplikasi layanan publik, perizinan, dan informasi investasi Pemkot Makassar.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Polres Wajo Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Perkuat Keteladanan dan Pengabdian

Sulsel

Live di Kompas TV Jakarta, Munafri Bicara Lontara Plus: 358 Aplikasi Disatukan dalam Satu Super App

SOPPENG

33 Desa di Soppeng Bakal Menggelar Pilkades Tahun 2027

PINRANG

Pendangkalan Akibat Sedimentasi Muara Sungai di Jampue

Sulsel

Pemkot Makassar Gelar Maulid Akbar di Area Pelabuhan Paotere, Ustaz Das’ad Latif Jadi Penceramah

Sulsel

GSIH 2026 Resmi Diluncurkan, Makassar Ambil Bagian dalam Ekosistem Digital Global

Advertorial

Anak Cucu La Patau Matanna Tikka Bakal Berkumpul di Bone, Haul ke-312 Disiapkan Meriah

Sulsel

DLH Makassar Tambah 30 Motor dan 10 Armroll, Serta Siapkan Puluhan Mesin Pengolah Sampah