In Memoriam
H. Diapari Sibatangkayu (8 Mei 1963 – 4 Juli 2026)
MEDIASINERGI.CO
JAKARTA – Ada wartawan yang dikenang karena berita-beritanya. Ada pula yang dikenang karena keteguhannya menjaga kehormatan profesi. H. Diapari Sibatangkayu adalah keduanya.
Pada Sabtu, 4 Juli 2026 sekira pukul 10.40 WIB, di RS Polri, Jakarta, ia menutup perjalanan hidupnya pada usia 63 tahun. Dunia pers Indonesia kehilangan seorang senior, seorang sahabat, sekaligus seorang penjaga nilai yang sepanjang hidupnya percaya bahwa martabat pers tidak hanya dibangun oleh keberanian menulis, tetapi juga oleh keberanian memegang teguh etika.
Lahir di Padang Sidempuan pada 8 Mei 1963, Diapari mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk dunia jurnalistik dan organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Di berbagai ruang pengabdian, ia hadir bukan untuk mencari sorotan, melainkan memastikan organisasi tetap berjalan di atas rel integritas.
Sebagai Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat, ia dikenal konsisten menegakkan kode etik jurnalistik.

Jauh sebelumnya, ketika memimpin Dewan Kehormatan PWI Jaya periode 2019–2024, ia meletakkan fondasi yang kuat tentang pentingnya menjaga marwah profesi. Baginya, kehormatan wartawan adalah amanah yang tidak boleh ditukar dengan kepentingan apa pun.
















