Dr. Andis juga menambahkan, bantuan kerjasama tidak hanya dalam bentuk pemberian sarana dan fasilitas kebersihan berupa westafel dan alat ukur kualitas air, tim UNIMERZ juga memberikan pelatihan teknis kepada Tim Sanitasi Mandiri (TSM) sekolah mengenai cara memproduksi sabun antiseptik secara mandiri dengan menggunakan peralatan standar laboratorium yang pengadaannya juga dibantu oleh Tim UNIMERZ yang tentunya didukung oleh anggaran dari Direktorat Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi (Kemendisaintek).
“Kami mengharapkan sekolah tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu mengelola sanitasi mereka sendiri secara berkelanjutan. Dengan pendekatan Integrates Hygiene Protocol (IHP), kami berharap angka morbiditas seperti demam dan flu di lingkungan sekolah dapat ditekan secara signifikan,” ujar Dr. Andis Sugrani.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi aktif antar dosen pengajar, mahasiswa dan pihak yayasan dan tenaga pendidik di MIS Assunnah Darun Najiyah. Dengan kerjasama ini juga pihak sekolah bisa memproduksi sabun antiseptik secara mandiri untuk kebutuhan internal sekolah, yang diharapkan bisa menjadi model percontohan sekolah mandiri kesehatan yang mengelola sanitasi lingkungan sekolah dengan baik.
Rangkaian kerjasama juga dilakukan pemeriksaan kesehatan para siswa-siswi dan staf pengajar, meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol dan juga pemeriksaan lainnya.
Kepala Sekolah MIS Assunnah Darun Najiyah, Ustaz Thalah Yolleng, S.Pd., M.Pd, dalam sambutan penerimaan tim UNIMERZ mengatakan, pihak sekolah merasa bangga dan berterima kasih kepada Universitas Megarezky yang memilih sekolah madrasah ini sebagai objek kerjasama dalam peningkatan sanitasi lingkungan sekolah.
Menurut dia, kerjasama dengan perguruan tinggi UNIMERZ itu mungkin merupakan sekolah madrasah yang pertama kali mendapat bantuan dan sarana sanitasi di wilayah Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Pimpinan MIS Assunnah Darun Najiyah berharap agar kerjasama seperti ini bisa terus dilanjutkan sehingga sanitasi lingkungan sekolah bisa terawat dan terjaga dengan baik, yang sasarannya akan menghadirkan siswa-siswi yang sehat jasmani dan rohani.
MIS Assunnah Darun Najiyah diasuh dan dibina oleh 35 orang staf pengajar dengan jumlah siswa-siswi yang dibina sebanyak 616 orang dan sudah memiliki 30 ruang belajar yang kondisinya masih sederhana, karena sekolah madrasah swasta tersebut masih butuh bantuan sarana sekolah seperti meja dan kursi siswa yang belum memadai jumlahnya. (*)
















