Ia meminta ASN tidak hanya berangkat bekerja, kemudian kembali ke rumah tanpa mengetahui kondisi lingkungan sekitarnya.
Sebaliknya, ia berharap para ASN mampu memberikan informasi kepada lurah maupun camat apabila menemukan anak yang putus sekolah, kasus stunting, warga lanjut usia yang membutuhkan bantuan, maupun persoalan sosial lainnya.
“Jangan hanya bangun pagi, memakai baju dinas, bekerja lalu pulang dan berdiam diri di rumah. Lihat kondisi di sekitar kita. Koordinasikan dengan lurah dan camat agar pemerintah bisa melakukan intervensi lebih cepat,” tegasnya.
Appi menggarisbawahi, keterlibatan aktif ASN di lingkungan masyarakat akan memperkuat kehadiran pemerintah hingga ke tingkat paling bawah, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial.
“ASN harus menjadi mata dan telinga pemerintah di wilayah tempat tinggalnya. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga setiap persoalan bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Appi juga mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri. Ia mengingatkan dinamika organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar berlangsung cepat sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang siap mengisi berbagai posisi strategis.
“Jangan pernah berhenti belajar. Terus tingkatkan kompetensi dan kemampuan sehingga memiliki kapabilitas untuk mengemban amanah pada berbagai posisi strategis di Pemerintah Kota Makassar,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















