MEDIASINERGI.CO
SEMARANG – Figur Prof. Dr. Yeheskiel Minggus Tiranda, S.H., M.H., PCCP., CLA., kembali mencuat dalam proses seleksi calon Hakim Agung Republik Indonesia Tahun 2026. Akademisi yang dikenal sebagai Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang itu dinyatakan lulus dalam proses seleksi calon Hakim Agung untuk Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Khusus Pajak.
Kelulusan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Prof. Yeheskiel dalam dunia hukum dan akademik. Namanya sebelumnya telah tercatat sebagai salah satu kandidat yang berhasil melewati tahapan seleksi kualitas calon Hakim Agung Tahun 2026.
Dalam tahapan tersebut, Prof. Yeheskiel menjadi satu dari enam kandidat Kamar TUN Khusus Pajak yang dinyatakan memenuhi persyaratan kualitas oleh Komisi Yudisial. Lima kandidat lainnya masing-masing berasal dari kalangan hakim Pengadilan Pajak, konsultan pajak, dosen, hingga hakim di lingkungan Mahkamah Agung.
Guru Besar Ilmu Hukum
Prof. Yeheskiel bukan nama baru dalam dunia akademik hukum. Ia tercatat sebagai Guru Besar pada Fakultas Hukum UNISSULA Semarang. Namanya juga tercantum dalam daftar dosen pengajar Program Doktor Ilmu Hukum UNISSULA.
Pengangkatannya sebagai profesor di UNISSULA menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan akademiknya. Ia dikenal memiliki perhatian pada bidang hukum, khususnya yang berkaitan dengan hukum administrasi dan perpajakan.
Dalam pidato ilmiahnya saat penetapan sebagai guru besar, Prof. Yeheskiel mengangkat tema “Reinventing Konsep Negara Hukum Dalam Reformasi Administrasi Pajak di Indonesia.”
Gagasan tersebut memperlihatkan perhatian akademiknya terhadap hubungan antara hukum, administrasi perpajakan, hak dan kewajiban masyarakat, serta pembangunan negara melalui sistem perpajakan yang berkeadilan.
Selain aktivitas akademik, nama Yeheskiel juga tercatat dalam sejumlah publikasi ilmiah. Salah satunya penelitian mengenai etika hukum dalam perkembangan teknologi finansial yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah pada 2022.
Menapaki Seleksi Hakim Agung
Perjalanan Prof. Yeheskiel menuju kursi calon Hakim Agung Kamar TUN Khusus Pajak tidak berlangsung singkat.
Pada tahap seleksi kualitas, Komisi Yudisial mencatat dirinya sebagai Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Ia kemudian menjadi salah satu kandidat yang berhak mengikuti tahapan berikutnya dalam proses seleksi.
















