Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kemerdekaan yang diraih para pahlawan perlu diisi dengan karya-karya nyata. Dalam hal ini, insan pers memegang peranan krusial sebagai garda terdepan penyaji informasi yang edukatif, berimbang, dan mencerahkan publik.
Suwardi pun mengajak seluruh anggota PWI untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan demi kemajuan bersama. “Semoga di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, kita senantiasa dilimpahi keberkahan dan kesehatan untuk terus berkarya. Mari kita pererat persatuan dan tingkatkan kualitas demi kejayaan bangsa,” tutupnya.
Semarak kemerdekaan tersebut diwarnai dengan aneka perlombaan seru, seperti Joget Balon Berpasangan, Tebak Salah Kata, Bisik Kata, Rebutan Bola, hingga lomba Menyanyi Karaoke dengan lagu wajib “Tanah Pusaka” yang diikuti secara antusias oleh jajaran pengurus PWI dan IKWI Sulsel.

Kegiatan ini turut dihadiri para tokoh dan pengurus inti PWI Sulsel periode 2026–2031, di antaranya Ketua Dewan Kehormatan Dr. H.M. Dahlan Abubakar, M.Hum, Wakil Ketua Bidang Organisasi Mappiar, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Ihsan Djirong, Wakil Ketua Bidang Kerjasama Ramah Praeska, Bendahara James Wehantouw, serta Anggota Dewan Penasehat Ardhy M. Basir dan Ronald Ngantung.
Dari pihak IKWI Sulsel, hadir Ketua IKWI Sulsel Hj. St. Farida Suwardi, Ketua Panitia Rabiah Ansis, Pengarah Lomba Hj. Titiek Sri K Abdullah, serta juri lomba karaoke Yuliana Musila, A. Gahra Pasamangi dan Hj. Hana Dahlan Abubakar. (*)
















