Tak hanya soal sampah, Munafri juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung cukup panjang.
Ia meminta masyarakat bersama pemerintah mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin terjadi, mulai dari berkurangnya ketersediaan air bersih, potensi kebakaran, hingga risiko munculnya penyakit.
Untuk persoalan air, Munafri menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan terus berupaya memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Sementara terkait potensi kebakaran, ia mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik, kompor, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Kalau keluar rumah, tolong listriknya diperhatikan. Ibu-ibu kalau sudah masak, pastikan kompornya sudah mati dengan betul. Yang merokok, jangan membuang puntung rokok sembarangan,” pesannya.
Munafri juga meminta camat dan lurah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, terutama menghadapi potensi penyakit yang dapat lebih cepat menyebar saat musim kemarau.
Pada kesempatan itu, Munafri turut mengajak masyarakat memanfaatkan fitur Makassar Move yang tersedia dalam aplikasi Lontara+. Melalui program tersebut, warga dapat mencatat aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berlari, jogging, hingga bersepeda.
“Yang jalan setiap hari, jogging, naik sepeda atau lari, bisa masuk ke Makassar Move untuk mengukur aktivitasnya. Setiap minggu ada hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















