Home / Sulsel

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Pemkot Makassar Pastikan Distribusi Air Bersih ke Semua Kecamatan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bergerak memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.

Sebanyak 23 titik di lima kecamatan menjadi sasaran distribusi bantuan air bersih, Sabtu 22 Agustus 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari respons cepat Pemerintah Kota Makassar sesuai arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi.

“Penyaluran air bersih ini bentuk kepedulian Pemerintah Kota, sesuai arahan Bapak Wali Kota, kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Hari ini ada 23 titik yang kita distribusikan langsung,” ujar Fadli.

Fadli mengatakan, pesan Wali Kota Makassar sangat jelas, yakni memastikan pemerintah memberikan respons cepat terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Pesan Pak Wali jelas, masyarakat tidak butuh jawaban dari semua masalahnya, masyarakat butuh respons cepat,” tuturnya.

Penyaluran air bersih dilakukan sebagai bentuk kehadiran Pemerintah Kota di tengah kondisi kekeringan yang terjadi akibat musim kemarau dan fenomena El Nino yang berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.

Baca Juga:  Pemkot Makassar Perkuat Sinergi dengan Komisi V DPR RI dan BBWS untuk Penataan Kota

Menurutnya, kondisi kemarau yang berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino. Dampaknya, terjadi defisit neraca air, penyusutan cadangan air tanah, hingga meningkatnya risiko kekeringan di sejumlah wilayah permukiman.

Karena itu, Pemkot Makassar kembali mengaktifkan distribusi air bersih sebagai langkah tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Untuk kebutuhan mendasar kehidupan manusia itu adalah air bersih. Jadi hari ini kita buka kembali penyaluran air bersih untuk masyarakat,” katanya.

Pada tahap distribusi Sabtu ini, bantuan air bersih menyasar 23 titik di lima kecamatan, yakni Biringkanaya, Tamalanrea, Ujung Tanah, Tallo, dan Panakkukang.

Lanjut dia, air bersih didistribusikan langsung menggunakan mobil tangki ke lokasi-lokasi yang telah dilakukan asesmen dan dilaporkan mengalami kekurangan pasokan air.

Fadli memastikan distribusi dilakukan secara langsung agar kebutuhan warga yang terdampak dapat segera terpenuhi.

“Kita antarkan langsung melalui mobil tangki air. Hari ini kita pastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, BPBD tidak bekerja sendiri. Sejumlah perangkat daerah dan stakeholder turut dikerahkan, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Palang Merah Indonesia (PMI), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca Juga:  Virendy Cafe, Gubernur Kaltara Rayakan Ulang Tahun Ketua DPRD Kaltara

Selain itu, seluruh unsur di tingkat kecamatan juga didorong mengambil bagian dalam penanganan kekeringan, termasuk dengan mengerahkan mobil tangki untuk pengisian tandon dan distribusi air kepada masyarakat.

Fadli menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen BPBD, terdapat enam kecamatan yang terdampak kekeringan secara langsung dan sistemik, sehingga menjadi wilayah prioritas penanganan.

“Keenam wilayah dampak kekeringan sesuai hasil kajian, yakni Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, Panakkukang, Tamalanrea, Biringkanaya, dan Manggala,” ungkapnya.

Dari sejumlah wilayah tersebut, Kecamatan Tallo menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian khusus, terutama di Kelurahan Buloa.

Meski demikian, BPBD memastikan penanganan tidak hanya terbatas pada enam wilayah prioritas.

Masyarakat dari kecamatan lain tetap dapat mengajukan laporan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Penyaluran air bersih, ini kami akan distribusi untuk semua kecamatan di seluruh Kota Makassar, kecuali Kecamatan Sangkarrang,” katanya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Serapan Anggaran Rendah, Munafri Sentil Kepala OPD: Jangan Cuma Jadi “Tukang Stempel”

Sulsel

Masa Depan TPA Makassar, Appi: dari Beban TPA Menjadi Nilai Ekonomi dan Peternakan Ikut Dikembangkan

Sulsel

Kolaborasi Lintas Elemen Menuju Sulsel Bebas Narkoba

SOPPENG

Empat PJU Polres Soppeng Bergeser

Sulsel

Bupati Wajo Buka Rakor GTRA, Perkuat Sinergi Reforma Agraria dan Penyelesaian Persoalan Pertanahan

Sulsel

Pemkot Makassar Kejar Serapan APBD Makassar 95 Persen, Kepala OPD Diminta Tinggalkan Kebiasaan Lama

Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Desa, Tim Pengabdi STIKes Kamus Arunika Terapkan Aplikasi SAPA di Desa Tiromanda

Sulsel

Munafri Salurkan 2000 Liter Pupuk dan Ribuan Kilogram Benih untuk Kelompok Tani Makassar